Polres Banyumas, Toleransi Beragama Kapolsek Hadiri FKUB

Bertempat di halaman Gereja Kristen Jawa Jl. Bhayangkara No.1 Purwokerto, tokoh FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan perwakilan dari 7 (Tujuh) Iman menerima sapu lidi dari Pdt. Daniel sebagai simbol toleransi dan kebersamaan umat beragama di Kab. Banyumas, Rabu 4 Januari 2017.

Pdt. Daniel selaku panitia menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres Banyumas Polda Jawa Tengah yang diwakilkan kepada Kapolsek Purwokerto Timur dan Ke 7 Iman yang ada di Kab. Banyumas yang telah hadir dalam acara ini.

whatsapp-image-2017-01-04-at-18-01-30
“Maksud diadakan acara ini adalah untuk membuktikan bahwa apabila kita umat beragama di Kab. Banyumas bersatu seperti sapu lidi ini, maka kita akan menjadi kuat. Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,” ucap Pdt. Daniel dengan penuh semangat.

Kapolres Banyumas AKBP. Azis Andriansyah, S.H, S.I.K, M.Hum yang diwakilkan oleh Kapolsek Purwokerto Timur Kompol Gusman Fitra, S.I.K mengatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini filososfi sapu lidi/ seblak untuk FKUB adalah simbol persatuan dan kesatuan umat beragama yang ada di Kab. Banyumas.

“Dalam kesempatan ini kami sekaligus akan memperkenalkan diri serta mohon dukungan agar dalam mengemban amanah yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat dapat secara maximal. Kami terima sapu lidi ini dan akan kami sampaikan kepada anggota kami dan warga masyarakat Kecamatan Purwokerto Timur,” tutup Kapolsek.

Sementara itu Ketua FKUB KH. M. Rokib menyampaikan bahwa simbol sapu atau seblak membawa pesan sangat dalam yaitu ke arah persatuan dan kesatuan dalam wadah NKRI.

“FKUB adalah simbol atau alat pemersatu tokoh tokoh dan umat beragama namun semua tergantung pemegang sapu lidi ini apabila secara obyektif dapat membawa ke arah persatuan. Akan tetapi, jika tidak dapat membawa kearah persatuan tentunya Banyumas akan menuju ke jurang kehancuran. Apabila kita didalam kabupaten Banyumas sudah kuat, tentunya serangan apapun dari luar tentu tidak akan mampu menggoyahkan kita,” pungkasnya.

Hadir dalam acara ini antara lain perwakilan dari Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG), Perwakilan NU, Perwakilan dari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Perwakilan dari Konghucu, Perwakilan dari agama Hindu Banyumas, Perwakilan dari umat Katolik,  Perwakilan dari mahasiswa lintas agama, dan tamu beberapa undangan lainnya.

 

(Humas Polres Banyumas Polda Jawa Tengah)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password