Kapolda Gorontalo : Waspadai Provokasi Dan Provokator Medsos , Jangan Mudah Percaya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo,  Pesan yang disampaikan melalui media sosial (medsos) dewasa ini begitu mudah tersebar luas. Namun, pengguna medsos jangan sampai terpedaya dan percaya begitu saja pada postingan-postingan viral. Sebab, pengalaman sudah menunjukkan medsos disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita bohong, fitnah, provokasi, kabar kebencian, isu bermuatan SARA, dan menebar teror.

Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail Mh menyerukan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh pesan-pesan dari medsos , serta jangan mudah membroadcast/ menyebarkan berita atau informasi yang didapat, yang belum jelas kebenarannya, karena sama halnya itu bagian dari provokasi.

Kapolda mencontohkan, adanya isu penculikan anak yang beberapa waktu lalu meresahkan masyarakat Gorontalo, itu berangkat dari seorang anak yang sering mengunggah di salah satu medsos dan mendapatkan berita/ informasi tentang penculikan anak, kemudian anak ini berhalusinasi, seolah-olah dirinya menjadi korban penculikan anak, dan hal tersebut diceritakan kepada temannya hingga informasi yang tidak benar tersebut begitu cepat menyebar dan menimbulkan keresahan di masyarakat, “ terang Kapolda.

Selain itu berbagai pembakaran rumah ibadah, pertikaian antar kelompok yang terjadi di beberapa daerah di luar Gorontalo, ini juga banyak yang diakibatkan karena provokasi yang disebarkan lewat medsos, oleh karenanya masyarakat pengguna medsos harus bisa memanfaatkan perkembangan ilmu tehnologi ini dengan bijaksana, manfaatkan medsos untuk menambah ilmu pengetahuan serta menambah teman, bukan untuk memprovokasi atau menghasut orang untuk melakukan hal-hal yang negatif, “ Ungkap Kapolda.

Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK menambahkan terkait maraknya provokasi yang disampaikan melalui medsos, hendaknya masyarakat bisa arif dan bijaksana dalam mensikapi setiap informasi yang ada, kita diberikan kelebihan oleh Allah SWT dari makhluk yang lain berupa akal pikir, mari kita gunakan akal pikir kita dengan sebaik-baiknya, sebelum bertindak kita harus berpikir dampaknya, begitu juga dalam mensikapi setiap informasi yang ada, kita hendaklah berpikir, apabila kita share, apa kira-kira nanti dampaknya bagi masyarakat secara luas, jangan sampai persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini kita rasakan dan telah mengantarkan bangsa ini mencapai kemerdekaannya menjadi tercerai berai, akibat provokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas Wahyu.

Masyarakat juga perlu tahu bahwa saat ini sudah ada undang-undang ITE  yang dapat menjerat siapa saja yang terbukti menyebarkan informasi palsu dan merugikan orang lain. Untuk itu, setiap informasi yang diterima harus kembali dipilah dan dipahami secara menyeluruh,”  imbuh wahyu

Penulis         : Wahyu

Editor           : Ummi Fadillah

Publish         : Hardiyanti

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password