Hadrah Polwan Polresta Surakarta Ikut Memeriahkan Acara ” Nyanyian Untuk Negeri dari Solo Untuk NKRI” di Benteng Vastern Burg

Tribratanews.polri.go.id.Polresta Surakarta – Dalam rangka memperingari hari Kebangkitan Nasional berbagai acara telah di gelar di Kota Solo. Pagi harinya di gelar Apel Besar “BANGKIT BERAATU UNTUK NKRI” maka malam hari dilanjutkan dengan sebuah acara ” Nyanyian untuk Negeri dari Solo untuk NKRI c yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surakarta bersama Forum Garuda Merah putih di Benteng Vasternburg, Sabtu ( 20/5/2017 ) pukul 19.00 wib hingga 22.00 Wib.

Dalam acara ini di hadiri langsung oleh FX. Hadi Rudyatmo Walikota Surakarta, AKBP Ribut Hari Wibowo Kapolres Surakarta, AKBP Andi Rifai Wakapolres Surakarta, AKBP Henik, M.SIK. S.Pi Dan Sat Brimobda Den C Pelopor, Letkol Inf Edwin Apria Candra, SE Dandim 0735/Surajarta , AKP Suwandi Kapolsek Pasar Kliwon), Kapt Inf Waluyo (Danramil 05/Psk, Tanoe Kismanto Panitia Nyanyian Untuk Negeri , KH. Ir. Al Munawar, M.Si Dewan Masjid Indonesia/Nu Kota Surakarta, Pdt Anton Karundeng, S.Th Gereja Kristen Surakarta, Isdianto Keuskupan Surakarta, Adjie Candra Konghucu Surakarta, Pinandhita Bagyo Hadi PHDI Kota Surakarta, Joko Yulianto Walubi Kota Surakarta, Burhan bin Hilal Banom NU Kota Surakarta serta hadir pengunjung lk 1000 orang.

Dalam sambutanya Walikota menegaskan bahwa :
” Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para Pahlawannya”. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini tentunya mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sama dalam mengisi Kemerdekaan. Kemerdekaan itu sendiri ada beberapa hakikat yaitu hakikat kebahagian yang terbagi, hak yang diberikan dan tugas yang selesaikan. Kesempatan yang baik ini kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Solo yang hadir saya berharap selalu kedepankan kenyaman, dan menjaga keamanan menuju keadilan yang sejahtera lahir batin. Sukarno menyampaikan bahwa Negara Indonesia merupakan “Taman Sari” Dunia yang kekayaan alamnya luar biasa, mari kita kelola bersama agar menjadi bangsa yang sejahtera lahir batin. Perjuangan adalah tidak harus hasilnya di nikmati hari ini tapi berjuang untuk bisa dinikmati oleh anak cucu kita, dan generasi seterusnya. Kota Solo selama 16 tahun, bersama TNI dan POLRI serta masyarakat selalu melaksanakan Upacara Hari Lahirnya Pancasila setiah tanggalm1 Juni. Bahkan Presiden Ke-7 Ir. Joko Widodo melalui Kepresnya menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila Dasar Negara Indonesia. Kepada Bapak ibu sekalian kalau kita berkelahi Taman Sari ini yang akan menikmati adalah orang lain, akan tetapi kalau bersatu kita semua beserta anak cucu kita yang akan menikmati. NKRI ini adalah rumah besar yang menaungi dan melindungi siapa saja yang ada didalamnya. Rumah besar ini melindungi, Mewadahi Agama dan kepercayaan yang ada juga melindungi semua suku dan adat yang ada di Indonesia.

Wali Kota Solo juga menyinggung kenapa.acara ini di gelar dindalam beteng ini ? . Wali Kota Solo ini menerangkan bahwa Benteng Vastern Burg ini dulunya adalah markas para Tentara markas TNI, maka apabila melihat hasil.perjuanganya ini anak cucu keturunanya damai,rukun dan hidup sejahtera maka Arwah mereka juga akan tersenyun di alam sana.

Yang Menarik dari sekian penampilan adalah tampilnya grup Hadrah Polwan Polresta Surakarta yang tampil di awal sebelum acara dimulai dan di acara inti . Di awal pertunjuka grup hadrah Polwan ini menyanyikan beberapa lagu Gubahan yang berisi ajakan berbuat baik dan jadi anak yang Sholeh dan jadi orang tua yang baik. Sedangkan di saat Acara inti Hadrah Powan menyayikan lagu kebangsaan Garuda Pa casila dan Tanah Pusaka. Penampilan inipun mendapat aplaus dr penonton denhan bersama – sama bernyanyi.

Acara puncak adalah Doa untuk Negeri dengan do’a bersama dipimpin dari 5 ( lima ) tokoh agama yakni Islam : KH. Ir. Al Munawar, M.Si (Dewan Masjid Indonesia/NU Kota Surakarta), Kristen : Pdt Anton Karundeng, S.Th (Gereja Kristen Surakarta), Katholik : Isdianto (Kevikepan Surakarta), Budha : Joko Yulianto (Walubi Dharma Candra Kota Surakarta), Hidhu : Pinandhita Bagyo Hadi (PHDI Kota Surakarta), Konghucu : Adjie Candra.

Kemudian sebelum acara selesai Walikota Surakarta Bp FX Hadi Rudyatmo berpesan kepada pengunjung agar pulang dengan tertib tidak boleh bergerombol dan acara selesai berlangsung aman kondusif.

Penulis : Miun Kliwon
Editor   : Umi Fadillah
Publish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password