Tolak Kebijakan Pemerintah, HMI Brebes Gelar aksi Unras

19 Unra

Tribratanewspolri.go.id, Brebes – Menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Brebes berunjukrasa di depan Kantor Bupati Brebes dan kantor DPRD, Jum’at (19/5) sore.

Mereka menuntut pemerintahan Presiden Joko Widodo segera mencabut kebijakan kenaikan tarif di sejumlah sektor mulai BBM nonsubsidi, tarif dasar listrik (TDL) hingga pengurusan STNK dan BPKB. Disamping tuntutan diatas, masih ada tuntutan lainya terkait kebikan lainya. Setidaknya ada 15 tuntutan yang disampaikan oleh para Mahasiswa yang menggelar aksinya mulai pukul 15.00 Wib.

Secara bergantian, mereka berorasi mengecam pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla yang tidak berpihak pada rakyat kecil tersebut.

Kedatangan para Mahasiswa yang dikomandoi M Iqbal dan Yopi ini mendapat kawalam ketat dari pihak Kepolisian Polres Brebes.

Wakapolres Kompol Mashudi, SH yang memimpin pengamanan ini sangat menyayangkan dengan adanya aksi ini. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya ijin maupun pemberitahuan yang disampaikan kepada pihak kepolisian. “Walaupun demikian kita tetap kawal aksi ini sampai selesai, jelasnya.

Baik dikantor Bupati maupun di gedung DPRD, mereka melakukan hal yang sama yaitu berorasi menolak kebijakan pemerintah. Dikantor Bupati, para peserta aksi tidak dapat bertemu dengan pejabat Pemkab Brebes dikarenakan aksi yang mereka lakukan diluar jam kantor.

Hal ini berbeda ketika melakukan orasi di gedung DPR, mereka ditemui oleh anggota Komisi 2 Wahidin. Usai berdialog dengan anggota DPR mereaka membubarkan diri dengan berjalan kaki menuju titik kumpul dialun-alun dengan kawalan ketat dari petugas kepolisian. (Hms)

Penulis : Sarinto

Editor  : Umi Fadilah

Publish: Sarinto

Admin Polri48270 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password