Kampanye Kamtibmas Polsek Sejangkung Melalui Tapka di Masjid Al Iman

IMG_7356

Tribratanews.polri.go.id.Polda Kalbar-Jum’at, (19/5/2017) sekitar pukul 12.35 wib bertempat di Masjid Al Iman, Seladu, Desa Parit Raja Kanit Binmas Bripka Erfin Ariyanto beserta Ka SPKT-I dan Bhabinkamtibmas Polsek Sejangkung Brigpol Andhika Novrisa melaksanakan Tatap Muka bersama masyarakat.

Dalam Tatapmuka tersebut Kanit Binmas membuka acara serta Mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas keamanan yang telah tercipta saat ini di Seladu.Ia juga menyampaikan informasi tentang kasus yang ditangani oleh Polsek Sejangkung tahun 2017, yaitu kasus percobaan perkosaan, kasus curannmor dan pencurian sahang

Bripka Erfin juga menyampaikan kepada masyarakat agar selalu waspada menjelang bulan puasa yang dinilai tingkat kriminalitas akan semakin meningkat.

Kanit Binmas juga berpesan serta mengajak masyarakat agar jangan terpancing dan terpengaruh terhadap informasi yang menyesatkan dan jangan ikut melaksanakan demo di Pontianak pada tanggal 20 Mei 2017.

Ia memberikan masukan dan arahan agar masyarakat jangan teledor menyimpan sepeda motor, Diharapkan sepeda motor Dikunci stang dan Dimasukkan ke dalam rumah pada saat malam hari, Dikarenakan pelaku curanmor masih berkeliaran di Kab. Sambas.

Ia berpesan agar masyarakat selalu memonitor setiap pergaulan anak anak, dikhawatirkan dapat terjerumus dalam hal hal yang negatif seperti nongkrong sampai larut malam, minum-minuman keras, ngelem dan tersangkut Narkoba yang dapat merusak kesehatan & merusak generasi bangsa.

Polsek Sejangkung juga mengajak Warga untuk berkerja sama dengan pihak Kepolisian dan ikut serta berpartisipasi menjaga kamtibmas desa, jika ada permasalahan yang kiranya memerlukan kehadiran pihak Kepolisian ditengah masyarakat diharapkan dapat menginformasikan kepada Polsek Sejangkung kemudian Bripka Erfin yang selaku Bhabinkamtibmas di Desa Parit Raja.

Kanit Binmas ini menambahkan di sela-sela acara kepada masyarakat agar meningkatkan dan mengaktifkan kembali Siskamling di desa demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Seladu kemudian menekankan masyarakat jangan sekali-kali membakar hutan dan lahan serta menegaskan ancaman hukuman pidana yang akan diterima bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan yaitu ancaman pidana 10 tahun penjara dan denda 10 miliar.

Acara selanjutnya ditambahkan oleh Brigpol Andhika yang intinya mengingatkan kepada masyarakar agar tidak ikut dalam aksi Demo tanggal 20 Mei 2017 dan menambahkan jangan sampai terpancing terhadap isu-isu yang menyesatkan antara lain isu penculikan anak dan peneget (penggal kepala).

Brigpol Andhika juga menambahkan betapa pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban antar sesama umat beragama, ras, etnis maupun yang bersifat perbedaan lainnya karena NKRI adalah Harga Mati.

Penulis. :Andhika
Editor. :Umi Fadhilah/Sugeng Hs
Publish. :Cucu Safiyudin

Admin Polri53285 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password