Warning bagi Pengedar Miras di Karanganyar, Vonis 40 Juta Kembali Dijatuhkan

20170518_183454

Tribratanews.polri.go.id-  Polres Karanganyar- Peringatan keras bagi para pelaku peredaran miras di Karanganyar. Operasi penyakit masyarakat dengan tajuk ” Karanganyar Bebas Pekat” yang digencarkan oleh jajaran Polres Karanganyar berhasil membuat sejumlah pedagang maupun konsumen minuman keras ketar-ketir. Sebab denda yang dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Karanganyar terhadap para pelaku yang tertangkap cukup berat, yakni mencapai Rp 40 juta.

Setelah denda Rp 40 juta dijatuhkan kepada Totok (30), warga Desa Somopuro, Kecamatan Jogonalan, Klaten beberapa waktu yang lalu, hari ini , Kamis (18/05/2017) PN Karanganyar kembali menjatuhkan denda Rp 40 juta kepada pelaku peredaran 450 liter Ciu yang ditangkap Polsek Kebakkramat pada Jumat (12/5/2017).

Seperti diberitakan beberapa hari lalu bahwa Polres Karanganyar berhasil menggagalkan peredaran 450 liter miras jenis ciu yang disembunyikan di bawah tumpukan bawang merah, sekam, gabah, dan kelobot. Pelaku berupaya mengelabuhi polisi dengan menyembunyikan 15 jerigen ukuran 30 liter berisi ciu di bawah tumpukan karung dan bawang merah.

Karung dari plastik berisi sekam, gabah, dan kelobot. Tumpukan bawang putih diletakkan di bagian tepi dekat pintu bak mobil terbuka. Kondisi bawang nyaris busuk maupun kering.

Pelaku meletakkan papan dari kayu di bawah tumpukan karung dan bawang merah. Belasan jerigen miras ditata di bawah papan kayu. Papan itu untuk memisahkan antara belasan jerikan miras dengan tumpukan karung. Pelaku menutup muatan menggunakan terpal warna coklat dan diikat menggunakan tali dadung.

Anggota Polsek Kebakkramat menggagalkan peredaran minuman keras (miras) jenis ciu saat menggelar operasi tiada hari tanpa razia (THTR) di Jalan Raya Kebakkramat-Sragen pada Jumat (12/5/2017) pukul 11.30 WIB. THTR dipimpin Kapolsek Kebakkramat, AKP Lukman Tri Nofianto, di perempatan lampu lalu lintas di Kebakkramat.

Saat kejadian, polisi mencurigai mobil bak terbuka jenis Mitsubishi L300 warna hitam plat nomor AG 8919 VG. Polisi menanyakan surat-surat dan muatan kepada sopir, Yusuf Mardani, 23, warga Nganjuk.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, SIK, MSi  menyampaikan polisi mengecek muatan dan sopir mengaku mengangkut hasil panen. Setelah dicek secara detail, pelaku menyembunyikan belasan jerigen di bawah tumpukan hasil panen.

“Ditemukan 15 jeriken ukuran 30 liter. Isinya miras jenis ciu. Total 450 liter. Ini modus menarik. Pelaku mengakui mengangkut hasil bumi itu untuk mengelabuhi petugas. Kami berupaya mengembalikan hasil panen untuk diangkut menggunakan kendaraan lain, tetapi pelaku menolak,” tutur Kapolres saat melakukan jumpa pers di Mapolres, Senin (15/5/2017).

Penulis: Iswanez

Editor: Umi Fadilah

Publish: Iswanez

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password