Polda Papua Komitmen Terkait Reward dan Punishment Anggota Polri

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melaksanakan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 14 anggotanya di Lapangan Apel Mapolda Papua Kota Jayapura, Kamis (18/5/2017).

Upacara PTDH ini dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Papua, Anggota serta Pegawai Negeri Sipil Polri di lingkungan Mapolda Papua dengan maksud agar menjadi contoh buat anggota yang lain sehingga tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat merugikan institusi dan juga diri sendiri.

Keempat belas anggota yang di-PTDHkan 6 diantaranya melakukan tindak pidana yakni Aiptu HL, Bripka YB, Brigpol E, Brigpol AL, Briptu YOY dan Briptu MHD. Yang melanggar Etika sebanyak 4 anggota yakni Brigpol YM, Brigpol PDT, Briptu PE dan Briptu KN. Serta 4 anggota yang Disersi yakni Bripka BPH, Bripka DSA, Bripda AB dan Bripda SL.

Polda Papua Komitmen Terkait Reward dan Punishment Anggota Polri-

Dalam arahannya Kapolda Papua Irjen Polisi Drs. Boy Rafli Amar, MH mengatakan, terkait dengan tugas-tugas yang semakin berat kepada Anggota dan PNS Polri agar menjaga etika, moral dan perbuatan. Untuk menjaga itu Polda Papua berkomitmen untuk menindak tegas anggota yang melakukan pelanggaran, salah satunya adalah penerbitan Keputusan Kapolda Papua tentang PTDH bagi anggota yang terbukti melakukan pelanggaran sebagai bagian dari Reward dan Punishment.

“Sebagaimana kita saksikan kali ini, ada 14 anggota yang terbukti melakukan tindak pidana yang mana dinilai tidak dapat menjaga citra, soliditas serta kehormatan Polri. Tindakan tegas tersebut berlaku bagi semua anggota Polri yang melakukan pelanggaran,” kata Kapolda Papua.

Kapolda menambahkan, ini juga menjadi introspeksi bagi proses rekrutmen Polri dan juga pengawasan terhadap anggota karena hal ini terjadi bisa jadi karena kurangnya pengawasan dari atasan. Atasan wajib memberikan arahan kepada bawahannya secara berjenjang.

“Saya berharap kepada atasan agar dapat mengoptimalkan upaya pembinaan terhadap anggotanya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Kita berharap PTDH ini adalah sebuah keputusan yang tidak ada lagi di kemudian hari,” pungkas Kapolda.

Polda Papua Komitmen Terkait Reward dan Punishment Anggota Polri--

Kepada 14 anggota yang di-PTDHkan, Kapolda mengungkapkan dengan berat hati melepas keanggotaan mereka dan tetap mendoakan agar bisa kembali ke kehidupan normal sebagai masyarakat serta tidak terjerat dengan tindakan pidana lagi. Melalui 2 anggota yang wakili ini, Kapolda mengatakan prihatin dan mengharapkan mereka melakukan kehidupan dengan baik, artinya terbuka peluang untuk memperbaiki kekurangan yang tejadi.

“Jalankan kehidupan setelah ini dengan baik, hindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum. Kepada seluruh rekan-rekan yang lain, waspada terhadap berbagai potensi yang dapat membuat kita melakukan pelanggaran. Mawas diri, tingkatkan iman dan ketakwaan serta jadikan pengabdian sebagai anggota Polri ini menjadi ajang pengabdian kita kepada yang Maha Kuasa dengan menebar kebaikan-kebaikan di dunia ini,” ajak Kapolda kepada seluruh peserta upacara.

Lagi kata Kapolda, salah satu yang menjadi tolak ukur keberhasilan Polri adalah pelanggaran anggota nihil, untuk itu Kapolda mengharapkan kedepannya upcara seperti ini tidak terjadi lagi.

“Kiranya ini memberikan Hikmah kepada saudara dan juga kepada kita semua untuk dapat mengabdi dengan baik kepada Negara Republik Indonesia,” tutup Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Penulis        : Reinaldy N R
Editor          : Umi Fadilah
Publusher  : Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password