Deklarasi Perdamaian Masyarakat Kalbar di Mapolda Kalbar

IMG_2465

Tribratanews.polri.go.id. Polda Kalbar – Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Drs. Erwin Triwanto memediasi pelaksanaan Deklarasi Perdamaian Masyarakat Kalbar di ruang Coffee Morning Mapolda Kalbar, Rabu 17/5/2017.

Orang nomor satu di Kepolisian Kalbar ini tampak didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen (Pol) Drs. Amrin Remico, para pejabat utama Polda Kalbar, dan turut hadir Ketua DPD RI / Wakil Ketua MPR-RI Usman Sapta Odang, Gubernur Kalbar Cornelis, MH, Ketua DPRD Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, Pangdam XII/Tpr Mayjen (TNI) Andika Perkasa, Wakil Walikota Pontianak, Ketua MUI Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, Ketua FKUB Provinsi Kalbar, Ketua FKUB Kota Pontianak, para ketua adat Melayu; Batak; Madura; Jawa; Bugis; dan Thionghoa, para pimpinan NU; Muhammadiyah Provinsi Kalbar, Ketua KNPI Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, ketua ormas Persatuan Orang Melayu, ketua Pemuda Pancasila, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya.

IMG_2461 Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar, Wajidi Sayidi dipinta Kapolda Kalbar untuk membacakan isi Deklarasi Perdamaian Masyarakat Kalbar, “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami mewakili tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat dan ormas, setelah mencermati adanya potensi konflik sosial yang dapat menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan di masyarakat yang berkepanjangan bagi rakyat, maka dengan hati yang tulus dan ikhlas bersepakat:
1. Menghentikan semua bentuk konflik perselisihan, fitnah dan hasutan,
IMG_24632. Saling menghormati dan menghargai serta mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan permasalahan dimasyarakat guna terwujudnya kerukunan dan kedamaian,
3. Menghormati dan menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku serta 
senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, 
berbangsa dan bernegara,
4. Membangun komitmen bersama dalam menangkal dan melawan setiap bentuk 
provokasi serta upaya memecah belah persatuan.
Demikian kesepakatan ini kami buat dengan penuh kesadaran serta hati yang tulus dan ikhlas untuk dijalankan”.

IMG_2464Ditempat yang sama, Oesman Sapta Odang menyampaikan bahwa pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sudah final, jangan ada dusta diantara kita bahwa kekuatan hanya ada satu yaitu Indonesia dan tidak ingin lagi mendengar adanya permasalahan di Kalbar, “mengucapkan banyak terima kasih kepada aparat keamanan (TNI/Polri) yang telah menjaga situasi kondusif untuk mencegah konflik sosial di Kalbar”, ujarnya.

Sementara itu Gubernur Kalbar, Cornelis, MH, turut menyampaikan bahwa sudah terjadi 17 kali konflik di Kalbar, berharap agar kejadian di masa lalu tidak terjadi kembali. Dihadapan peserta deklarasi, Gubernur mengklarifikasi tentang video pidato dirinya yang sudah diedit dan tersebar di media sosial, langkah hukum atas penyalah gunaan media sosial yang telah menghujat dan menghina dirinya sudah dilaporkan kepada pihak berwajib, “pungkasnya.

Penulis: Cucu Safiyudin
Editor: Sugeng.hs
Publish: Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password