Polda Bali Terima Aksi Damai Komponen Masyarakat Bali Tuntut Segera Tangkap DPO Hasan Ahmad

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Gelar aksi damai mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Bali yang dilakukan oleh pelapor kasus ujaran kebencian atas nama Zet Hasan didampingi tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama, dan peserta pendukung mencapai lebih dari 100 orang terkait perkembangan kasus Munarman dalam kasus fitnah terhadap Pecalang Bali dilaksanakan di Mapolda Bali, Senin (15/5).

Para peserta aksi yang terdiri dari anggota yayasan Sandhi Murti dipimpin Ketua Yayasan Gusti Ngurah Arta, Pecalang Bali dipimpin Ketua I Made Mundra, Patriot Garuda Nusantara dipimpin ketua Gus Yadi, Gerakan Pemuda Ansor Badung dipimpin As’ad, DPD Asosiasi Pendeta Indonesia Provinsi Bali dipimpin Ketua Pendeta Pangeran Dwi Hutagau dan Tim Advokat Bhineka Tunggal Ika Bali tiba di halaman depan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali di jalan W.R. Supratman pada pukul 09.15 wita dan langsung melakukan orasi sementara menunggu kedatangan ketua Advokat Agus Nahak, kedatangan mereka bertujuan menanyakan keseriusan Polda Bali dalam menangani kasus Munarman yang telah dilaporkan 3 bulan namun belum ada kejelasan dan mengambil sikap untuk segera melakukan proses hukum sesuai dengan koridor hukum yag berlaku serta saudara Hasan Ahmad yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) agar segera ditangkap.

Dengan kesepakatan dari petugas dan peserta aksi Komponen Masyarakat Bali, akhirnya pada pukul 09.40 wita 15 orang perwakilan aksi damai diterima di ruang rapat lantai 3 Direktorat Reserse Kriminal Khusus oleh Kabid Humas Polda Bali Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si, Wakil Direktur Reskrimsus Polda Bali AKBP Rudi Setiawan, S.I.K, dan Wakil Direktur Intelkam Polda Bali, AKBP Dekananto Eko Purnomo, S.I.K . Pada kesempatan tersebut disamping Agus Nahak turut hadir Ketua Yayasan Sandhi Murti Gusti Ngurah Arta, Jubir Advokat Bhineka Tunggal Ika, Raharjo, Ketua Patriot Garuda Nusantara, Gus Yadi, Ketua Pecalang Bali, I Made Mundra, Sekretaris GP Ansor Badung , As’Ad, Ketua DPD Asosiasi Pendeta Indonesia Provinsi Bali, Pendeta Pangeran Dwi Hutagau, serta Tim Advokat lainnya.

Menanggapi beberapa pertanyaan dan tuntutan perwakilan aksi yang meliputi keseriusan Polda Bali menangani kasus tersebut yang meresahkan masyarakat Bali serta membuat ketidak nyamanan kerukunan beragama, Kabid Humas Polda Bali dengan tegas menyatakan Kasus Munarman tetap dilanjutkan namun masih menunggu tersangka Hasan Ahmad yang masih DPO sehingga belum bisa ditindak lanjuti, Pola Bali telah melakukan dua kali pemanggilan terhadap Hasan Ahmad berkoordinasi dengan Polres Malang Kota untuk melakukan pencarian terhadapnya. Kapolda Bali juga menyampaikan agar kasus Munarman ini tetap dilanjutkan, berita di Media yang menyatakan bahwa Polda Bali dengan diam-diam menyelesaikan kasus ini, itu tidak benar.

Ditambahkan Wadir Reskrimsus bahwa penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 25 orang, pemeriksaan terhadap tokoh agama sebanyak 7 orang, pemeriksaan terhadap Saksi Ahli sebanyak 6 orang, dimana kasus masih dalam proses penyidikan. Surat Perintah Dimulai Penyidikan( SPDP) telah dikirimkan ke Kejaksaan dan berkas masih dalam proses karena masih menunggu pemeriksaan terhadap Hasan Ahmad. Kabid Humas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh hadirin yang memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Kepolisian Daerah Bali khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali untuk mengusut tuntas kasus yang meresahkan masyarakat Bali.

Penulis : Sarjana Ida Bagus Made

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password