Kasubbag Humas Polres Bojonegoro Hadiri Seminar Cerdas Bermedia Sosial

Tribratanews.polri.go.id – Polres Bojonegoro, Di tengah kemajuan teknologi dan kemudahan mendapatkan informasi, tidak sedikit dimanfaatkan oleh orang orang jahil dan tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan informasi sebagai sarana menyebar berita palsu alias hoax.

IMG-20170514-WA0039Untuk mencegah beredarnya berita berita palsu, Pemkab Bojonegoro dan Relawan TIK Bojonegoro didukung ExxonMobil Cepu Limited mengadakan “Seminar Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital” pada Minggu (14/05/2017) pukul 08.00 WIB, di Pendopo Malowopati (Jl. Mas Tumapel No.1 Bojonegoro)

Seminar yang berlangsung di di Pendopo Malowopati menghadirkan Narasumber Bpk. Ismail Fahmi, PhD. (Pakar Medsos), Fajar Eri Dianto (Ketua RTIK Nasional) dan dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Drs. Suyoto, M.Si, Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Mashadi, Ikhwan Arif dari Exxon Mobile, undangan dan ratusan peserta yang masih berusia pelajar.

Bupati Bojonegoro saat membuka Seminar mengajak para peserta untuk menjadi tuan (penguasa) dalam berinternet bukan menjadi korban internet, dan berkontribusi yang baik dalam menggunakan internet dan bermedia.

“Kita harus berusaha punya ketrampilan berkomunikasi dengan baik dan biasakan menggunakan internet untuk berkolaborasi berfikir kritis dan reflektif bukan berfikir sinis,” ucap Kang Yoto sapaan akrab Bupati Bojonegoro saat membuka Seminar.

Setelah dibuka oleh Kang Yoto, acara dilanjutkan dengan materi seminar oleh Fajar Eri Dianto (Ketua RTIK Nasional) dan Ismail Fahmi, PhD. (Pakar Medsos) yang menyampaikan materi tentang cara berinternet dan bermedia yang sehat dan cerdas.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Bojonegoro AKP Mashadi setelah berakhirnya acara mengatakan pada kami bahwa, penyebaran berita dan informasi hoax hingga saat ini semakin marak dan mengkhawatirkan. Kondisi itu diperparah dengan kebiasaan penerima dan pengirim pesan berantai yang seakan akan malas memilih dan mengecek ulang informasi yang masuk dan asal kirim.

Dikatakan oleh AKP Mashadi, setiap orang berhak berkomunikasi, mencari memperoleh mengumpulkan mengolah serta memanfaatkan informasi namun wajib menghargai hak asasi dan kebebasan orang lain dan wajib tunduk pada aturan pemerintah.

Menurut AKP Mashadi, informasi hoax yang ada di internet dan media sosial sangat mudah mempengaruhi masyarakat, bahkan berita berita hoax semakin memancing dan memuat adu domba yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Melalui media ini, AKP Mashadi menyampaikan kepada masyarakat agar lebih teliti dalam menyaring berita yang dibaca supaya terhindar dari penyebaran informasi hoax.

“Agar tidak termakan informasi hoax, cek sumber berita, cari kebenaran berita, dan perbanyak referensi sebelum mengirim atau meneruskan berita ke teman kita,” ucap AKP Mashadi.

 

Penulis : Jokosembung
Editor : Umi Fadilah
Publish : Jokosembung

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password