Asik Nonton TV, Gadis 13 Tahun di Lecehkan

Tribratanews.polri.co.id Polda Kalbar, Polres Bengkayang- Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi terhadap seorang siswa SMP PK oleh seorang laki-laki di wilayah hukum Polsek Ledo, Kabupaten Bengkayang.

Hal ini berdasarkan laporan pengaduan dari pihak orang tua korban dan Laporan Polisi, LP/45/B/V/2017/Sek Ledo Res Bky, tanggal 13 Mei 2017.

Kejadian tersebut terjadi tepatnya Di dusun jelatang desa Jesape Kecamatan Ledo Kabupaten Bengkayang, tanggal 06 Mei 2017 sekitar pukul 13.30 wib, yang mana pada saat itu korban yang bernama PK sedang menonton televisi kemudian tersangka SS Melakukan pelecehan dengan cara meraba-raba paha korban dan kemaluan korban sehingga korban ketakutan dan berlari ke dapur lalu meminta perlindungan dan melaporkan hal tersebut kepada neneknya, atas kejadian tersebut kedua orang tua dari korban tidak terima lalu melaporkan kejadian pelecehan tersebut ke Polsek Ledo.

Dari hasil laporan pengaduan tersebut diketahui korban PK saat ini  masih berusia 13 tahun, sehingga masih tergolong dibawah umur, sedangkan tersangka adalah seorang laki-laki bernama SS (62) warga desa Dsn. Jelatang.

Dari hasil penyidikan, penyelidikan pengumpulan bukti-bukti kemudian pada hari sabtu 13/05/2017 sekitar Pukul 12.00 wib, sat Reskrim Polsek Ledo dipimpin oleh kanit Reskrim Ledo Aiptu Samingan melakukan penangkapan terhadap pelaku Pelecehan Seksual sdr. Samsiar bin Hata, sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 e Jo Pasal 82 Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2014 rtentang perlindungan Anak.

Saat ini kasus tersebut masih berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan dalam tahap pemberkasan, selanjutnya akan di limpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya.

Dengan adanya kejadian seperti ini di harapkan bagi anak maupun orang tua, keluarga dan seluruh elemen untuk sama-samMemberikan sosialisasi terkait dengan undang-undang pelindungan Anak, dampak dan akibat apabila melakukan kejahatan terhadap anak baik itu di sekolah-sekolah maupun dalam pertemuan kemasyarakatan, memberikan perlindungan dan rasa nyaman terhadap anak, sehingga peluang akan terjadinya tindak pidana pelecehan maupun kekerasan terhadap anak dapat di minimalisir.

Penulis : Dian Puspita
Editor. : Umi Fadillah
Publish: Cucu Safiudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password