Pembunuhan di Bangkalan : Keluar dari Mushola Kades Karanggayam Blega Tewas Diclurit Warga

Tribratanews.polri.go.id – Polres Bangkalan, Polsek Blega Kab. Bangkalan Madura bergerak cepat menangani kasus penganiayaan berat dengan korban MOH. DOFIR (45) selaku Kepala Desa (klebun) Karang Gayam Kec. Blega yang rumahnya di Dusun Paombulan Ds. Karang Gayam Kec. Blega Kab. Bangkalan, yang terjadi pada Kamis (11/5) sekitar pukul 11.30 WIB.

Setelah korban selesai Sholat Dhuhur di Musholla jalan Raya Ds. Karang Gayam Kec. Blega, saat keluar dari musholla tersebut tiba-tiba dari arah belakang korban dikeroyok dan dibacok berulang kali menggunakan senjata tajam oleh tersangka MMM(17) dan SLT, selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas Blega namun nyawa korban tidak tertolong, sementara para pelaku melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor.

Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka parah langsung dilarikan ke Puskesmas Blega, namun sangat disayangkan nyawa korban tidak tertolong dan oleh dokter puskesman dinyatakan meninggal dunia akibat luka bacok pada kepala bagian kiri sepanjang 20 cm tampak tulang tengkorak luka bacok pada pipi kiri sampai daun telinga sepanjang 15 cm, luka pada dada kiri sepanjang 19 cm tampak jantung, luka pada pergelangan tangan kiri sepanjang 10 cm, luka pada jari manis tangan kanan, luka pada perut sepanjang 20 cm tampak usus terburai keluar.

Hasil upaya penggalangan yang dilakukan oleh tiga pilar Blega yakni Kapolsek, Danramil dan Camat Blega terhadap para tokoh masyarakat pada Kamis (11/5) sekitar pukul 17.00 WIB pelaku MMM (17), warga Dsn. Gading Ds. Karang Gayam Kec. Blega Kab. Bangkalan yang merupakan putra dari H. Riyadi (calon Kepala Desa yang kalah pada pilkades serentak tahap II tahun 2016) diserahkan ke Mapolres Bangkalan.

Kepada penyidik, tersangka MMM(17) mengaku bahwa motif perbuatan yang dilakukannya, karena keluarganya merasa tersinggung mendengar kabar bahwa beberapa hari lalu Kepala Desa (Klebun) bicara di pasar Blega mengucapkan kata-kata : “Kalau cuma H. Riyadi, mau carok kapan saja siap “.

Mengingat kerawanan yang terjadi dilapangan, maka sebagai antisipasi situasi balas dendam keluarga korban maka sejumlah barang bukti dan penyelidikan selanjutnya Kabagops Polres Bangkalan Kompol Agung Setyono, SS memerintahkan pasukan dalmas berangkat menuju rumah duka dan mengikuti prosesi pemakaman.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M.Ridha, SIK, SH, MH melalui Kasubbaghumas AKP Bidarudin, SH menjelaskan bahwa, “tersangka MMM(17) sudah diamankan sedangkan tersangka SLT saat ini masih dalam pencarian petugas, “pungkasnya

Penulis : Bidarudin

Editor : Umi Fadilah

Publish : Nenny Sasongko

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password