Polisi Lakukan Pengamanan Aksi Seribu Lilin Untuk Ahok di Kab. Mimika

Tribratanews.polri go.id.- Polda Papua – Polres Mimika. Warga Kabupaten Mimika Propinsi Papua telah menggelar pembakaran seribu lilin di tugu perdamaian yang berlokasi di sekitaran Lapangan Timika Indah. Kamis, 11 / 05 / 2017 / Malam.

Aksi pembakaran seribu lilin tersebut, sebagai bentuk dukungan warga Mimika kepada Basuki Tjahja Purnama atau yang dikenal dengan sapaan Ahok atas kasus penistaan agama yang dituduhkan padanya. Aksi seribu lilin buat ahok ini, diselanggarakan oleh sejumlah komunitas anak muda Timika melalui Alumni SMP Bernadus Angkatan 1998.

Charolina Sampe Bane selaku penanggung jawab kegiatan tersebut, ketika dihubungi Kaur Bin Ops Lantas Polres Mimika Iptu I Wayan Nurida saat melakukan pengamanan mengungkapkan aksi ini sendiri merupakan sebuah aksi yang spontanitas dan digalang melalui media sosial. “Meskipun minim persiapan yang baru di mulai jam 3 sore tadi, tapi kita lihat warga sangat antusias untuk ikut dalam mengambil bagian pada kegiatan ini,” Kata Charolina.

Dirinya menambahkan, acara tersebut di mulai sekitar jam 6 sore dengan mengambil tempat tugu perdamaian bundaran Timika Indah. Selain pembakaran seribu lilin, agenda lainnya adalah kegiatan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Republik Indonesia.

Setelah dilakukan doa bersama, para simpatisan tersebut melakukan longmarch sambil menyerukan bebaskan ahok. Dari longmarch yang dilakukan, nampak terlihat beberapa warga juga membawa spanduk berisi seruan. “Banyak warga yang datang sambil membawa spanduk yang berisi seruan membebaskan ahok dan stop diskriminasi serta meminta keadilan yang seadil-adilnya,”ujarnya.

Kegiatan yang sempat diwarnai turun hujan ini sama sekali tidak menyurutkan semangat warga untuk ikut dalam aksi ini. Bahkan warga yang berdatangan semakin membludak yang harus membuat pihak Kepolisian harus turun ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas tersebut.

Dalam aksi ini warga menyerukan sejumlah hal yanh menjadi pernyataan sikap terkait putusan yang dijatuhkan kepada Ahok, yakni menghimbau penegak hukum untuk dapat menegakkan hukum tanpa memandang ras, suku dan golongan, selain itu warga menolak dengan keras ormas yang berbau radikalisme (HTI dan FPI) untuk hadir di tanah Papua, juga menyampaikan keprihatinan atas sistem penegakkan hukum di NKRI serta yang terakhir menolak membawa agama dalam berpolitik.

Dari aksi yang dilakukan dalam menyalakan seribu lilin dengan menggunakan baju hitam, sebagai bentuk kekecewaan serta keprihatinan para masyarakat yang ada di tanah Amungsa ini terkait dengan putusan hakim pengadilan yang memvonis bersalah Ahok terkait dengan kasus yang dituduhkan padanya. Diketahui aksi seribu lilin untuk Ahok ini, juga akan dilakukan pada ke esokan harinya.

Penulis : Hempi

Editor : Umi Fadilah

Publish : Victor Merani

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password