Polisi Hadiri Sosialisasi Proses Tukar Lahan Register 28 Way Tebu Tanggamus Lampung

Tribratanews.polri.go.id – Polres Tanggamus. Kepolisian Sektor Talang Padang menghadiri sosialisasi terkait proses tukar menukar lahan register 28 seluas 102 Ha yang ditempati warga Dusun Way Tebu Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Sosialisasi digelar di gedung serba guna (GSG) Pekon Gisting Atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, Kamis (11/5/17) jam 09.30 Wib.

Mewakili Kapolsek Talang Padang, AKP Yoffi Kurniawan, SH., MH., Kanit Intelkam Bripka Junaidi menyampaikan bahwa dalam proses tukar menukar lahan pastinya banyak suatu kendala, namun saat sekarang yang hampir mencapai proses akhir, kiranya masyarakat dapat untuk berhati-hati terutama terhadap orang luar yang memprovokasi guna menggagalkan proses tukar menukar lahan tersebut. Selain itu mengantisipasi adanya unsur penipuan dalam proses tukar lahan tentunya secara administrasi harus tercatat, jelas dan transparan.

“Polsek Talang Padang Polres Tanggamus bersama instansi terkait akan mengawal proses ini, dan perwakilan dari masyarakat dapatnya untuk ikut dalam proses administrasi dengan tujuan nantinya agar masyarakat dapat selektif terkait hal ini” ujar Bripka Junaidi.

Perkataan sama juga disampaikan Danramil 424-04/Talang Padang Kapten Arh. Maman menyampaikan bahwa dalam proses tukar menukar lahan  telah sesuai prosedur, Ia berterima kasih kepada panitia telah berusaha membantu upaya dalam alih status di lahan register 28, terhadap masyakarat ketegasan dengan batas waktu yang telah disampaikan oleh tim bertujuan agar masyarakat yang memiliki lahan di Way Tebu dapatnya berfikir karena upaya yang dilakukan oleh tim tidak sia-sia.

“Apabila nantinya ada panitia yang sengaja ingin membohongi masyarakat Way Tebu agar di catat dan segera dilaporkan ke berwajib, tentunya kegiatan proses ini tidak mungkin akan membohongi masyarakat” tegasnya.

Panitia tukar menukar lahan, Jumali mengemukakan dan mengharapkan masyarakat yang berdomisili di Dusun Way Tebu agar segera melunasi administrasi yang telah disepakati guna memperlancar proses ganti lahan di Kabupaten Lampung Barat sehingga masyarakat yang mempunyai lahan di Dusun Way Tebu  dapat memahami dan mengerti tentang proses ganti lahan.

Sementara itu, Kepala Pekon Gisting Atas, Bambang Febriyanto juga berharap dalam proses tukar menukar lahan di Way Tebu tentulah harus sesuai dengan prosedur hukum dan adanya tukar menukar lahan kemungkinan masyarakat masih ragu, tetapi pihaknya meyakinkan karena telah melakukan pengecekan bersama anggota DPRD Provinsi Lampung bahwa tanah sebagai ganti tanah Dusun Way Tebu benar ada dan berada di Kabupaten Lampung Barat dan telah disetujui oleh Bupati Lampung Barat.

“Saya  saat ini telah diberikan amanah oleh masyarakat Pekon Gisting Atas sebagai Kepala Pekon, saya akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat seperti Dusun Way Tebu ini. Jika masyarakat masih ragu hal tersebut saya memakluminya karena ada pandangan bahwa apa mungkin tanah hutan kawasan/register jadi tanah marga” ” Kata Bambang Febriyanto.

Masyarakat yang memiliki lahan di Dusun Way Tebu kiranya dapat segera melunasi administrasi karena kita diberikan waktu dari saat ini hingga sebulan kedepan guna mempercepat proses. Untuk meyakinkan atas keraguan bila masyarakat merasa di kemudian hari nanti akan dibohongi terkait proses ini, Kepala Pekon Gisting atas dan Tim siap menjadi jaminan.

Menurut Anggota Komisi II DPRD Prov. Lampung/PAN, Joko Santoso, SE, MM., awalnya dalam reses DPRD Provinsi Lampung di Dusun Way Tebu masyarakat Way Tebu meminta status tanah di Way Tebu dapatnya di rubah penurunan status dari register menjadi marga pada tahun 2016. Berkaitan dengan hal tersebut sebagai anggota DPRD mengkaji dan akhirnya melakukan koordinasi dengan kementerian kehutanan RI terkait penurunan status tanah, sehingga turun tim terpadu dari kementerian LHK RI dengan biaya pemerintah.

“Saat ini tim terpadu telah selesai dan menyetujui lahan ganti yang berada di Kabupaten Lampung Barat sudah ada dan tinggal pengesahan, untuk itu kami meyakinkan kepada masyarakat yang mempunyai lahan di Dusun Way Tebu segera untuk melunasi administrasi guna membayar lahan ganti yang berada di Kabupaten Lampung Barat, dengan waktu penyelesaian administrasi dalam proses tukar lahan diberikan waktu hingga 1 bulan kedepan dengan 2 kali pembayaran, yaitu tanggal 18 Mei dan awal bulan depan” kata Joko Santoso, SE, MM.

Kegiatan juga dihadiri M. Zaini, penasehat tim tukar menukar lahan Reg. 28 dari BM PAN Tanggamus serta 80 orang masyarakat berakhir jam 13.00 Wib dengan aman dan kondusif. (*)

Penulis : N.Muslih
Editor   : Umi Fadilah
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password