Berikut Beberapa Point Kesepakatan antar Elemen Sepakbola di Yogyakarta

tribratanews.polri.go.id -jogja- Menyikapi terjadinya gesekan massa terkait pertandingan Sepakbola Liga 2 Indonesia pada Minggu 7 Mei 2017, Kapolda DIY berinisiatif mengajak elemen sepakbola di Jogja untuk bertemu. Kapolda DIY melalui Karo Ops Kombes Pol Imam Prijantoro, SH. mengadakan pertemuan ini, Rabu (10/5/2017).

Dalam pertemuan yang diadakan di Gedung Serba Guna Mapolda DIY ini hadir perwakilan dari tiga klub di Jogja, Persiba Bantul, PSIM Yogyakarta, dan PSS Sleman, Panitia Penyelenggara dari masing – masing klub, serta enam kelompok suporter. Enam kelompok suporter tersebut adalah Brajamusti dan Maident (suporter PSIM), Paserbumi dan CNF (suporter Persiba), serta Slemania dan BCS (suporter PSS).

Berikut beberapa point kesepakatan antar elemen sepakbola di Yogyakarta

1. menjunjung tinggi sportifitas olah raga sepak bola Liga 2 Indonesia di wilayah DIY.
2. Kami Manajer Klub senantiasa memelihara situass, mengendalikan pengurus, pemain dan massa suporter agar tetap mendukung terselenggaranya Kompetisi Liga 2.
3. Kami Panitia Pelaksana Kompetisi Pertandingan senantiasa melaksanakan kordinasi bersama Manajer Klub, para suporter dan aparat keamanan demi kelancaran pertandingan Kompetisi Liga 2.
4. Kami suporter sepakbola di wilayah DIY Slemania, BCS, Brajamusti, Maident, Paserbumi dan CNF menyatakan akan selalu :

a. Mentaati peraturan lalu lintas pada saat pemberangkatan suporter menuju stadion maupun sekembalinya (memakai helm, tidak berboncengan tiga orang, knalpot sepeda motor tidak blombongan, tidak mengkonsumsi minuman keras, dan tidak membawa senjata tajam serta barang berbahaya lainnya).
b. Senantiasa menjaga ketertiban berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan berlalu lintas bagi diri sendiri dan bagi pengguna jalan yang lain, serta tidak membawa tongkat bendera dalam bentuk apapun (bambu, kayu, pipa pralon dan tiang pancing) pada saat berangkat menuju stadion maupun sekembalinya.
c. Tidak akan melakukan hal – hal yang dapat mengganggu jalannya pertandingan sepak bola seperti menyalakan flare, laser pena, kembang api, petasan, bom asap dan lain – lain.
d. Turut serta bersama – sama menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan pertandingan sepakbola baik di dalam maupun di luar stadion, serta tidak akan melakukan tindakan intimidasi dan provokasi terhadap berbagi pihak, baik sebelum, selama pertandingan maupun setelah pertandingan.
e. Tidak akan melakukan pengrusakan, penganiayaan, pembakaran, penghadangan, pelanggaran hukum serta tindak pidana lainnnya terhadap rombongan pemain maupun suporter lawan.
f. Apabila terjadi permasalahan yang berakibat kerugian fisik maupun materiil yang disebabkan oleh suporter sepak bola, maka dari pihak Manajer Klub, Panitia Pelaksana, dan Ketua Suporter sanggup mengganti kerugian tersebut.
g. Mengecam tindakan anarkis baik di dalam maupun di luar stadion yang mengakibatkan korban, pengurus menyerahkan sepenuhnya pelaku anarkis kepada proses hukum yang berlaku dan pengurus akan kooperatif membantu kepolisian.
h. Akan selalu tunduk dan patuh terhadap perundang-undangan yang berlaku apabila di kemudian hari, setelah membuat pernyataan sikap ini terjadi hal – hal yang melanggar hukum, maka kami siap menerima sanksi hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

 

Penulis : tRi_Pras
editor : Umi Fadilah
publish : jay

Baca juga :
Enam Elemen Sepakbola di Jogja Sepakat Jaga Perdamaian Antar Suporter
Satgas Pangan Polda DIY Sasar Pasar Modern di Jogja

Operasi Patuh Progo 2017 : Hari Kedua, Petugas Mengeluarkan 27 Surat Tilang Bagi Pelanggar Lalu Lintas

Kapolda DIY Hadiri Workshop Literasi Media Dalam Upaya Cegah Tangkal Paham Radikal dan Terorisme di Alna Hotel Yogyakarta

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password