Usianya Masih Seumur Jagung, Tapi Kejahatannya Sudah Setampuk Pinang

Tribratanews.polri.go.id – Polres Inhil

Usianya masih sangat muda, baru 19 tahun. Tapi remaja pria ini punya reputasi yang cukup wah. Sayang, prestasi mentereng itu bukan dalam hal yang positif, tapi sebaliknya, perbuatannya bukan sesuatu hal yang bisa membanggakan orang tua, dan tidak perlu ditiru oleh remaja – remaja lainnya.

Pada hari Minggu, 30, 7 Mei 2017, pukul 19.00 WIB, Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil, yang berkerja sama dengan Unit Opsnal Polsek Tembilahan Hulu, menghentikan langkah Sya alias Adeng, seorang pengangguran, di depan sebuah Toko yang berada di Jalan Gerilya Parit 7 Tembilahan Hulu, yang tidak jauh dari alamat rumahnya.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, S.IK, melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Arry Prasetyo, S.H, M.H, menyatakan bahwa jejak Residivis Curanmor pada tahun 2013 ini, tercium, setelah Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil, melakukan penyelidikan, terhadap peristiwa kehilangan satu unit Suzuki Satria FU BM 5669 GO, milik Hendri (34 tahun), saat kendaraan roda dua tersebut, diparkir di depan Pangkas Rambut Paris di Jalan Imam Bonjol Parit 11 Tembilahan, pada hari Minggu, 30 April 2017. Dari penyelidikan tersebut, didapat petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku Syaf alias Ad. Pada hari Minggu tersebut, terduga pelaku, terlihat berada didepan sebuah toko di Jalan Telaga Biru Parit 8 Kec. Tembilahan Hulu. Segera Unit Opsnal yg dipimpin oleh Kasat Reskrim mendatangi pelaku untuk dilakukan penangkapan, namun terduga pelaku, melakukan perlawanan, saat hendak ditangkap, sehingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur, berupa tembakan ke kaki kanan terduga pelaku. Setelah pelaku diobati, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku, didapat fakta yang cukup mencengangkan. Ternyata Sya alias Ad, yang beraksi di 14 TKP di beberapa lokasi di  Tembilahan dan Kecamatan lainnya di Inhil, bersama dua rekannya, yakni Yan dan Ad (keduanya DPO), antara lain :
1. Suzuki Satria Fu, TKP Jalan Imam Bonjol Parit 11 Tembilahan
2. Honda Beat putih, TKP Jalan Datuk Bandar Tembilahan.
3. Honda Beat Orange, TKP Jalan Budiman Tembilahan.
4. Honda Beat Biru Putih, TKP Jalan P. Hidayat Parit 13 Tembilahan.
5. Kawasaki KLX hijau, TKP Jalan Tanjung Priok Tembilahan.
6. Honda Vario Hitam, TKP Jalan Trimas Jaya Tembilahan.
7. Honda Vario Coklat, TKP Jalan SKB Tembilahan.
8. Kawasaki KLX hijau,    TKP Jalan Kembang Tembilahan.
9. Honda Vario putih, TKP Jalan Pekan Arba Tembilahan.
10. Honda Vario Coklat, TKP Jalan Baharudin Yusuf Simpang Sapta Marga Tembilahan Hulu
11. Honda Vario Putih, TKP Jalan A. Yani Tembilahan Hulu.
12. Honda Vario Biru Putih, TKP Jalan A. Yani SD 009 Parit 10 Tembilahan Hulu.
13. Honda Beat Biru, TKP Jalan Propinsi Tempuling
14. Honda Vario Hitam, TKP Jalan Propinsi Tempuling.

Kendaraan kendaraan tersebut menurut pengakuan terduga pelaku dijual kepada Jo (DPO) dan He (DPO), dan ada juga yang saat ini dibawa pelaku yang masih DPO. Terduga pelaku sendiri adalah DPO Polres Inhil dalam perkara pencurian sepeda motor di 17 TKP (dalam Wilayah Inhil) yang dilakukannya bersama – sama dengan RR (tertangkap) dan DS (tertangkap). Modus terduga pelaku dalam mengambil sepeda motor para korban adalah dengan cara didorong, selanjutnya ditempat sepi, terduga pelaku membakar kabel kunci kontak dan kemudian menyalakan mesin sepeda motor.

Saat ini, terduga pelaku sudah diamankan di Polres Inhil, untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Kepada Sy, akan kita persangkakan sesuai bunyi pasal 363 Jo 65 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara”, pungkas AKP Arry.

Penulis   : Heriman Putra

Editor     : Umi Fadilah

Publish   : Heriman Putra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password