Patuhi Himbauan, Warga Serahkan Senjata Api Lantak ke Polsek Ketungau Tengah

IMG-20170509-WA0000

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar -Polres Sintang, Terjadinya kasus kecelakaan penggunaan senjata api jenis lantak pada beberapa bulan yang lalu tepatnya di Desa Panggi Ruguk Kecamatan Ketungau Tengah membuat Polsek Ketungau Tengah untuk tidak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat akan bahaya dari penggunaan senjata api lantak, senjata patah maupun senjata api lainnya.

Selain memberikan himbauan langsung kepada masyarakat himbauan juga disampaikan melalui Kades Panggi Ruguk Bpak Bantan, A. Md.

Kapolsek Ketungau Tengah melalui Bhabinkamtibmas Desa Panggi Rukuk Bripka Fredi Siahaan menghimbau agar warga berpartisipasi secara sukarela untuk menyerahkan senjata api yang dimiliki kepada petugas dan tidak akan diproses hukum”, demikan himbauan dari Kapolsek Ketungau Tengah.

“Barang siapa memiliki senjata api tanpa ijin yang dikeluarkan oleh pihak berwenang merupakan salah satu bentuk tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951, terlebih senjata api tersebut senjata rakitan yang sudah pasti tidak terjamin keamanannya akan sangat berbahaya jika digunakan”, ungkap Bripka Fredy.

“Mudah-mudahan warga mengambil hikmah dari kejadian salah tembak beberapa waktu yang lalu dan mau menyerahkan senjata api lantak maupun lainnya yamg masih disimpan kepada petugas kami setelah di berikan himbauan”, harapan Ipda Eko Supriyatno, S. AP (Kapolsek Ketungau Tengah) saat memberikan arahan kepada anggotanya.

“Kami dari pihak kepolisian sudah sering memberikan himbauan kepada masyarakat akan bahaya dari penggunaan senjata api lantak jauh-jauh hari sebelum terjadinya kasus kecelakaan penggunaan senjata api lantak, karna sudah banyak sekali kejadian yang menimbulkan korban baik luka maupun kematian”, terang Kapolsek.

Setali tiga uang, rupanya Kades Panggi Ruguk sangat setuju dengan himbauan tersebut “saya sangat setuju pak, dengan himbauan tersebut untuk apalagi menyimpan lantak api lantak?”, binatang buruan pun sudah hampir tidak ada lagi disini dan kita sudah tidak lagi perang dengan paraku, yang ada nanti terulang lagi kejadian salah tembak pada saat berburu seperti beberapa bulan lalu”, pungkas Kades Panggi Ruguk.

Menindak lanjuti himbauan tersebut pada hari Senin (8/5/2017) Bripka Fredy didampingi Kanit Sabhara Polsek Ketungau Tengah Aiptu Dwi Wahono mendatangi Kantor Desa Panggi Ruguk untuk menerima penyerahan 5 (lima) pucuk senjata api lantak milik warga yang diwakilkan oleh Kepala Desa Bpk Bantan, A. Md.

Dalam perjalanan Bripka Fredy menyempatkan diri untuk membantu warga yang sedang bergotong royong memperbaiki jembatan yang rusak.

Sesampainya di kantor Desa Bripka Fredy dan Aiptu Dwi Wihono sudah ditunggu Kepala Desa dan beberapa warga yang ingin menyerahkan senjata api lantak miliknya.

Secara terpisah Kapolsek Ketungau Tengah Ipda Eko Supriyatno, S. Ap melalui anggota Bhabinkamtibmas Desa Panggi Rukuk Bripka Fredy” saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama  warga Desa Panggi Rukuk yang telah secara sukarela menyerahkan senjata api lantak miliknya kepada petugas dan saya harapkan bagi warga lainnya yang masih menyimpan senjata api lantak agar segera mungkin untuk menyusul menyerahkannya kepada petugas”, pungkasnya.

Senjata yang diserahkan tersebut menurut keterangan dari pemiliknya masih berfungsi dengan baik untuk selanjutnya senjata tersebut dibawa ke Polsek Ketungau Tengah untuk diinventarisir dan selanjutnya akan diserahkan ke Polres Sintang untuk dimusnahkan.

Penulis   : Dedi / Ariefsammy
Editor      : Umi Fadilah
Publish   : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password