Polres Sangihe Dukung Program Jaksa Masuk Sekolah

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulawesi Utara – Polres Sangihe mendukung pelaksanaan Program Jaksa Masuk Sekolah yang bertajuk “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Kapolres Sangihe, AKBP I Dewa Made Adnyana, SIK., S.H., M.H., dalam penyuluhan kepada pelajar SMA Negeri I Tahuna, Senin (08/05/2017) pagi.

Penyuluhan diawali dengan upacara bendera di halaman sekolah setempat. Bertindak selaku pembina upacara adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tahuna, Muhammad Irwan Datuiding, S.H., M.H., yang juga dihadiri oleh Dandim 1301/Satal, Letkol Inf. Saiful Parenrengi, M.Psi.

JMS-2

Dijelaskan Kajari dalam sambutannya, upaya penegakan hukum oleh Kejaksaan RI meliputi pencegahan (preventif) dan penindakan (represif). “Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan upaya inovasi dan komitmen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara, khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar,” terangnya.

Kejaksaan, lanjut Kajari, mempunyai tanggung jawab moril memajukan generasi muda khususnya para pelajar untuk senantiasa mengerti dan memahami tentang hukum dan permasalahannya. “Untuk itulah, saya bersama Kapolres Sangihe dan Dandim datang ke sekolah ini untuk berupaya mewujudkan generasi emas para pelajar Kepulauan Sangihe yang sadar hukum, karena para pelajar merupakan aset negara yang paling berharga,” pungkasnya.

Sejalan dengan tema program yakni “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”, Kapolres Sangihe mengatakan bahwa kalangan pelajar rentan sebagai pelanggar hukum, seiring kemajuan dan kecanggihan teknologi sekarang ini. “Ada hal positif juga negatif dalam perkembangan teknologi. Tentunya para pelajar harus memilih yang positif dan menghindari yang negatif,” ujarnya.

JMS-3

Akhir-akhir ini, tambah Kapolres, banyak terjadi kasus pornografi dan kesusilaan atau cabul melalui dunia maya. “Saya berharap seluruh pelajar bisa menjaga diri. Jangan segan-segan menegur teman jika pergaulannya kelewat batas,” imbau Kapolres. Terkait masalah lalu lintas, Kapolres juga mengimbau seluruh pelajar untuk tertib, disiplin dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Sementara itu, Dandim 1301/Satal menekankan pentingnya prinsip NKRI Harga Mati. “Seluruh pelajar harus mengerti dan memahami janji peserta didik dan harus memiliki disiplin diri,” kata Dandim. “Dengan memiliki disiplin yang tinggi, maka tidak akan melanggar hukum,” tandasnya. Usai penyuluhan, dilanjutkan dengan pemeriksaan isi tas dan hand phone para pelajar oleh personel Kejaksaan, Polres Sangihe dan Kodim.

Penulis: Rony
Editor: Umi Fadilah
Publish: Rony

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password