Sampaikan Pesan Kamtibmas, 2 Gereja Dalam Sehari Disambangi Kapolsek Sekadau Hilir

Tribratanews.polri.go.id , Polda Kalbar , Sekadau – Meski terhitung baru beberapa minggu menjabat sebagai Kapolsek Sekadau Hilir, IPTU Masdar segera melaksanakan program ke masyarakat.

Minggu (7/5/2017) pagi, dua gereja masing-masing Pante Kosta Dusun Engkersik II dan Gereja Santo Yohanes Rasul Dusun Engkersik Batu Lebur Desa Engkersik ia sambangi.

Kunjungan Kapolsek Sekadau Hilir ini dalam rangka memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas Polres Sekadau Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Kapolres Sekadau AKBP.Yury Nurhidayat S.Ik melalui IPTU Masdar mengingatkan para jemaat gereja untuk mewaspadai paham radikal dan anti Pancasila yang pada saat ini sedang berkembang secara nasional.

“Masyarakat jangan terpengaruh oleh isu-isu yang berbau SARA, serta diharapkan kepada masyarakat tidak terpancing dengan berita-berita yang dapat memecah belah kesatuan dan persatuan, dan selalu menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat,” papar Masdar.

Ia juga berpesan agar warga selalu aktif berkoordinasi dalam hal keamanan dengan bhabinkamtibmas dan Polsek Sekadau Hilir guna tercipatnya situasi yang kondusif.

Masdar meminta masyarakat bisa menjadi polisi untuk dirinya sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Serta mengaktifkan poskamling untuk mencegah terjadinya tindak pidana curat, curas dan curanmor.

Masdar juga mengingatkan bahwa pada bulan ini (Mei) terhitung tanggal 9 sampai 22 akan diadakan Operasi Patuh Kapuas 2017 yang khusus menindak pelanggaran lalulintas.

“Tidak kalah penting juga diingatkan dalam penggunaan media sosial (medsos) yang saat ini banyak menjadi media untuk penyebaran isu dan berita hoax,” sambung Masdar.

Selain itu ia juga mengingatkan kepada masyarakat apabila terjadi permasalahan dalam keluarga atau antara suami istri agar dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik, serta tidak menggunakan kekerasan. Dikarenakan bagi pelaku yang melakukan pemukulan atau kekerasan terhadap anak dan istri maka akan ditindak dengan undang-undang perlindungan anak dan tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

“Terakhir, kita ingatkan juga kepada masyarakat dalam menghadapi musim kemarau, kebiasaan masyarakat melakukan mengolah lahan degan cara menebas, menebang, langsung dibakar. Kalau bisa dengan cara lain agar bisa mencegah terjadinya karhutlahbun, karena akan banyak dampak yang akan timbul,” papar perwira dua balok itu.

Penulis : Polsek selakau

Editor : Umi fadillah

publish : Cucu safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password