Cegah Keributan, Polsek Sumpiuh Banyumas Mediasi Masalah Bangunan Yang Menyalahi Aturan

1

Tribratanews.polri.go.id, Polres Banyumas – Adu argument terjadi di Pendopo Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, pada saat dilaksanakannya perundingan perkara pendirian bangunan yang menyalahi aturan. Jum’at(05/05/2017).

Kegiatan perundingan ini dihadiri oleh Camat Sumpiuh Abdul Kudus SIP, Wakapolsek Sumpiuh Iptu Wasdi, S.H, Kanit Provos Polsek Sumpiuh Aiptu Sakino, Mardiono selaku pendiri bangunan serta Agung selaku pemilik tanah sewa.

Awal mula dilaksanakannya Perundingan ini adalah Ketika hari minggu (30/04/2017), Mardiono (56), warga desa Kemiri, Kecamatan Sumpiuh, mendirikan bangunan diatas tanah milik Agung yang merupakan jalur hijau, yang berlokasi diperempatan jalan kabupaten penghubung Sumpiuh-Somagede dengan jalan lingkar Sumpiuh.
Rencananya bangunan tersebut akan dipergunakan Mardiono sebagai salon potong rambut pria.
Mengetahui adanya bangunan yang berada diatas jalur hijau, Camat Sumpiuh berkoordinasi dengan Polsek Sumpiuh, dan selanjutnya Abdul Kudus meminta Mardiono untuk menghentikan proses pembangunan.

Abdul Kudus menjelaskan Selain nantinya tanah tersebut menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), pendirian bangunan tersebut tidak memperhitungkan faktor keselamatan berlalulintas serta menutupi pandangan pengguna jalan dan menutupi rambu Traffic lights dari arah Kelurahan Kebokura.

Sementara Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum, melalui Kapolsek Sumpiuh AKP Sardjupri S.H, menuturkan Bahwa setelah Camat Sumpiuh berkoordinasi dengan Polsek Sumpiuh terkait adanya bangunan yang didirikan oleh Mardiono.
Akhirnya camat Sumpiuh mendatangi lokasi bangunan dan mengehentikan proses pembangunan karena bangunan dinilai menyalahi aturan.

“Selain mengamankan kegiatan perundingan agar tidak terjadi keributan. Kami memberikan penjelasan kepada Mardiono agar menaati aturan yang berlaku dalam mendirikan bangunan serta memprioritaskan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi” imbuh AKP Sardjupri.

Diakhir perundingan Mardiono menerima keputusan pemerintah kecamatan Sumpiuh untuk menghentikan proses pembangunan.
Terkait uang sewa yang telah dibayarkan Mardiono kepada Agung akan dirundingkan secara pribadi antara Mardiono dengan Agung.

Penulis : Wahyu (Polsek Sumpiuh)/Hindra
Editor : Umi Fadilah
Publish : Frismi

Admin Polri53937 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password