Napi Lapas Kabur di Riau : Ratusan Personil Polresta Pekanbaru Buru Napi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Riau. Jumat (05/05/2017) sekira pukul 12.45 wib telah terjadi Tahanan Lari di Rutan Kelas 2A Pekanbaru di jalan Sialang Bungkuk Kelurahan Sialang Rampai Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru.

IMG-20170505-WA0120Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo. SH. SIK,.MM saat di konfirmasi kontributor tribratanews.polri.go.id membenarkan kejadian kaburnya tahanan Rutan Kelas 2A Pekanbaru yang awalnya sekira pukul 12.45 wib telah terjadi kerusuhan di salah satu kamar blok C yang berisikan 100 orang tahanan laki-laki di karenakan OVER KAPASITAS jumlah kamar sehingga menciptakan adanya aksi Bentrok Fisik. Ka Jaga An. WR meleraikan yang berkelahi dan melakukan pemukulan terhadap salah satu warga binaan di Blok C,   sehingga menyulut amarah para Napi sehingga terjadinya pengrusakan pintu dan gembok di samping sebelah kanan dan sehingga +- 200 penghuni Lapas melarikan diri ke arah pemukiman pemukiman penduduk sekitar Lapas, sementara petugas Lapas melakukan pemblokiran pintu depan sehingga konsentrasi sebagian Napi yang tertinggal di dalam tertahan dan melakukan pengrusakan terhadap fasilitas LP.

IMG-20170505-WA0103Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo. SH. SIK,.MM bahwa akar permasalahan terjadi  akibat penghuni Lapas sering mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari petugas Lapas yang bernama sdr. WR (Selaku komandan kaga) dan sdr. TF ( Selaku kepala pengamanan rutan) yang melakukan pemukulan terhadap salah satu penghuni Lapas dan diperlakukan secara tidak manusiawi sehingga menimbulkan kemarahan secara spontan dari penghuni Lapas dan mengakibatkan terjadinya pengrusakan fasilitas Lapas dan juga berusaha merusak pintu samping Lapas.

Salah satu dari tahanan yang kabur berhasil ditangkap menceritakan penyebab terjadinya kerusuhan di dalam Lapas kelas 2A Pekanaru akibat adalah

1.Adanya pungli terhadap narapidana

2.Narapidana Tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

3.Terjadi penganiayaan terhadap narapidana.

4.Fasilitas kesehatan yang kurang.

5.Waktu Kesempatan beribadah yg dibatasi.

6.Jam besuk dibatasi apabila ditambah harus membayar.

7.Perlakuan petugas Lapas yang tidak punya etika.

Total jumlah tahanan 1800 orang yang ditahan di Rutan Kelas 2A Pekanbaru, Sampai saat ini Jumlah Tahanan yang kabur diperkirakan -+ 367 orang. Tahanan Kabur masih dalam Pencarian oleh Petugas Sipir, Brimobda Riau serta gabungan personil polresta pekanbaru dan Polsek Tenayan Raya Pekanbaru dan Tahanan Yang Kabur yang dapat ditangkap kembali diperkirakan -+ 70 orang.

Hingga saat ini pihak Kepolisian masih berusaha menenangkan penghuni Lapas yang masih melakukan pengrusakan fasilitas lapas. Dalam kejadian kaburnya tahanan LP kelas 2A ini tidak adanya korban jiwa. Ungkap Kabid Humas Polda Riau.*

Penulish: Anggi

Editor : Umi Fadilah

Publish : Alam / Veri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password