KDRT pun Mampu di Selesaikan Oleh Bhabimkamtibmas Pucangsawit Jebres Surakarta

Tribratanews.polri.go.id.Polresta Surakarta – Apapun masalah yang muncul dan terjadi di masyarakat maka seorang Bhabinkamtibmas harus mau dan mampu tampil untuk menjadi pencari solusi. Seperti halnya pada hari Rabu tanggal 03 Mei 2017 pukul 16.00 wib bertempat di rt 04 rw 13 Kel Pucangsawit, Brigadir Joko Supriyanto selaku Bhabinkamtibmas Kel Pucangsawit , didampingi Babinsa bersama Kasi Pemerintahan Bowo Kristianto,, Ketua Pos Pengaduan Terpadu ( PPT) ibu Wawan, Sekertaris PPT Suprihatin dan ketua RW 13 Bpk Lilik, telah menangani dan menyelesaikan perkara penganiayaan suami terhadap istri / Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara kekeluargaan.

Adapun perkara tersebut dilaporkan PPT Kel Pucangsawit oleh Korban an. Meiry Monica ( istri terlapor ) , Surakarta 03 Mei 1985, Islam, swasta, Pucangsawit rt 04 rw 13 kel Pucangsawit yang melaporkan suaminya sendiri an. Aris Kurniawan ( suami pelapor ), Yogyakarta 15 maret 1985, Islam, swasta, Pucangsawit rt 04 rw 13 Kel Pucangsawit.

Adapun tempat kejadian penganiayaan suami terhadap istrinya tersebut di rumah kontrakan rt 04 rw 13 Pucangsawit.

Kejadian bermula pada hari Selasa tgl 02  Mei 2017 pukul 08.00 wib kedua belah pihak suami istri tersebut memiliki usaha pembuatan apem secara bersama-sama membuat adonan kue apem dan menggoreng secara bersama juga, saat membuat pesanan apem kedua belah pihak bercandaan sampai saling ejek sehingga terjadi cek cok hingga malam, selanjutnya sekitar pukul 20.00 wib gas kompor yang digunakan membuat apem habis, sehingga tidak bisa menggoreng lagi dan terjadilah cek cok mulut antara korban dan terlapor berlanjut lagi. Sehingga pelapor ngambek tidak mau menggoreng apem lagi dan oleh pelapor ditinggal duduk sambil ngomel – ngomel terus, melihat pelapor duduk sambil ngomel hingga membuat terlapor jengkel kemudian spontanitas terlapor langsung mengambil sendok apem dan mengayunkan ke arah korban namun tidak mengenai korban karena sendok apem tersebut terlepas dari gagangnya, dan membuat terlapor tambah marah kemudian pelapor langsung memukul 1 kali kearah korban dan mengenai pelipis sebelah kiri sehingga korban mengalami luka sobek dan mengeluarkan darah pada pelipisnya.  Melihat hal tersebut pelapor melepas baju yang dikenakannya untuk membersihkan darah dipelipis korban lalu terlapor merasa menyesal memeriksakan korban kerumah sakit untuk mendapat pegobatan luka pada pelipisnya.

Dan mengetahui permasalahan tersebut  Bhabinkamtibmas bersama ketua PPT setelah mendapat laporan dari warga perihal tersebut selanjutnya melakukan himbauan kepada kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan saling menyadari kesalahan masing-masing sehingga permasalahaan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Adapun langkah – langkah yang diambil Bhabinkamtibmas Pucangsawit adalah sebagai berikut :
1. Menerima pengaduan dari warga masyarakat.
2. Memanggil kedua belah pihak secara bergantian untuk dimintai keterangan permaslahan.
3. Memberikan himbauan, pengarahan serta pengertian.
4. menyelesaikan secara kekeluargaan.
5. Membuat surat pernyataan yang ditulis oleh terlapor.
6. membuat Surat Kesepakatan Bersama / SKB
7. Mengambil dokumentasi / foto.

Dengan hadirnya Bhabinkamtibmas maka permasalahan ini menjadi selesai dan semoga tidak di ulang dikemudian hari

Penulis : Lilik Jebres
Editor.  : Umi Fadilah
Publish. : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password