Kasat Binmas Minta Warga Segera Melapor Bila Melihat Aksi Premanisme

FOTO KAST BINMAS

 

Tribratanews.polri.go.id – Pasca operasi Bina Kusuma Candi 2017 yang berlangsung pada 11 april s/g 25 april lalu, Polres Batang Polda Jawa Tengah melalui Satuan Binmas bersama Satuan Sabhara secara kontinu melakukan langkah preemtif dan preventif guna mencegah aksi premanisme dengan cara meningkatkan patroli di wilayah hukum Polres Batang.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum melalui Kasat Binmas AKP Juharno, S.H., kepada awak media diruangan, Rabu (3/5).

Lebih lanjut kasat Binmas AKP Juharno menuturkan, bahwa sasaran ops tersebut adalah pencegahan dan penangkalan terhadap aksi-aksi preman dan premanisme yang berada ditengah masyarakat, agar tercipta kondusifitas di wilayah kabupaten Batang.

“karena diharapkan Kabupaten Batang kedepan menjadi kota bersih dari perilaku preman maupun premanisme, sehingga iklim investasi di Batang semakin menjanjikan. Sebab para investor akan mencari wilayah wilayah yang angka premanismenya rendah. Mereka berharap kegiatan di wilayah bisa berjalan dengan baik sesuai yang diinginkan,” jelas Kasat Binmas

Menurut Kasat Binmas  bentuk-bentuk kegiatan premanisme biasanya dilakukan disentra-sentra ekonomi maupun di jalan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan bisa menjurus kearah tindak kriminalitas.

“Adapun aksi premanisme bisa melekat kesegala profesi. Seperti unsur keamanan maupun birokrasi bisa dikatakan berperilaku preman apabila yang mereka kerjakan/perbuat tidak sesuai dengan norma/aturan yang harus dipatuhi,” tutur AKP Juharno.

Untuk mengantisipasi hal itu, Dia mengatakan pihak Kepolisian mengambil langkah antara lain dengan melaksanakan operasi yustisi/penegakan hukum terhadap para preman yang sudah betul-betul melakukan tindak pidana/ kriminalitas, dan juga lakukan pembinaan kepada anak anak gelandangan, pengamanan liar, parkir liar maupun pak ogah yang berdampak perilaku aksi premanisme.

Sementara itu, berdasar pantauan hasil dalam gelaran Operasi Bina Kusuma ini, “Selama kegiatan operasi kami tidak menemukan aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum aparat maupun birokrat yang kita temukan, hanyalah para preman jalanan yang berada disetiap lampu merah, konsentrasi masyarakat seperti alun-alun, pasar, tukang parkir liar yang mana memungut parkir secara paksa,” tegas Kasat Binmas.

Kasat Binmas menambahkan, namun Karena hal tersebut masih bisa ditoleransi, kita hanya lakukan pembinaan. Namun jika kita temukan ketika melaksanakan patroli, kita lakukan tindakan keras yakni pelaku akan dikenakan  pidana tipiring.

Kami mengImbau, pihak Kepolisian sangat mengharapkan peran masyarakat apabila menemui oknum baik birokrat maupun aparat keamanan serta masyarakat umum yang benar terbukti melakukan aksi premanisme agar berani melaporkan kepada aparat kepolisian setempat.

“Karena sikap pembiaraan terhadap aksi premanisme akan mengakibatkan tumbuhnya pelaku pelaku kriminal,” tandas AKP Juharno. 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password