Warga Selakau Digegerkan Penemuan Seorang Pria Buta Gantung Diri

Tribratanews.polri.go.id.Polda Kalbar.Polres Sambas-Rusmiani Als Ani Rabu, 3 mei 2017 Diperkirakan jam 06.00 wib pagi, seperti hari-hari biasanya sedang berkemas rumah dan akan melepaskan itik peliharaannya Dibelakang rumah. Ani dengan maksud melangkah ke Area belakang rumah.Tanpa ada firasat dan tanda apapun alangkah terkejutnya saat matanya mengarah pada jendela rumah milik tetangganya.

Dalam keterangannya pada Pnc News Selakau Ani melihat bagian dada hingga kepala Lanuari 25 tahun yang biasa Dipanggil Lala Dibagian lehernya terikat kain warna putih yang sudah sepuh. Posisi korban menurut Ani menghadap kearah jendela yang berdindingkan papan tersebut, lantas Ani yang menjadi saksi pertama langsung melaporkan kejadian tersebut ke Ketua Rt 7 Dusun Sekunang Desa Sei Nyirih Kec. Selakau selanjutnya para tetangga mulai berdatangan ke TKP.

Kapolsek Selakau Iptu Ronald Deny Napitupulu, S.H., M.H didampingi langsung oleh Kanit Reskrim Aiptu Isbagio, Kanit Intelkam Aiptu A. Eko Kardiono beserta anggotanya langsung meluncur ke TKP sesaat setelah ada laporan langsung dari warga, beralamat Dusun Semayang Rt.07/Rw.04 Desa Sei. Nyirih Kec. Selakau Kab. Sambas. Sebelumnya petugas jaga, anggota Reskrim Polsek Selakau beserta Bhabinkamtibmas sudah berada di lokasi kejadian yang langsung membuat area garis polisi untuk mengamankan TKP. Saat Petugas Polisi berdatangan ke TKP posisi korban masih bergantung dengan seutas kain berwarna putih yang Diikat Dibagian kayu melintang tepat Dibawah atap rumah korban, lokasi kejadian masih utuh dan belum Dipindahkam dari posisi aslinya.

Menurut para tetangga korban Lala pria 25 tahun ini sudah hampir 2 tahun menderita hilang pengelihatan atau Buta tepatnya saat masih bekerja di Perusahaan uar Kalimantan. Mungkin saja pak, korban ini merasa frustasi dengan keadaanya sekarang karena kami sering mendengar korban mengeluhkan ingin sembuh yaitu bisa melihat kembali ucap salah satu warga, Mirna.

Hasil pemeriksaan tim ahli kesehatan dr. Yana Sumartana Kepala Puskesmas Selakau bahwa tidak ditemukan adanya bekas tanda penganiayaan, ditemukan posisi kain yang terikat dileher korban mengarah ke atas, Ditemukan pada alat kelamin korban mengeluarkan cairan sperma. ” Ini adalah murni gantung diri ucap Yana “.

Pihak keluarga korban menolak untuk Dilakukan autopsi, ” Kami iklas pak, apa yang sudah terjadi, kasihan dengan almarhum apabila harus Diautopsi kembali ucap ayah korban.

Penulis. :Rio
Editor. :Umi Fadhilah/Cucu Safiyudin
Publish. :Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password