Polda Kalsel Terus Telusuri Kasus Pencurian Detonator Bom Milik PT Adaro

Tribratanews.polri.go.id- Polda Kalsel akan terus mengungkap kasus hilangnya 183 buah detonator milik PT Adaro yang terbungkus dalam tiga dos (dimana satu dos berisi 60 detonator) dan beberapa buah (pieces, Red) dan harga detonator tersebut, sekitar Rp 45 juta membuat yang sempat bikin heboh.
detonator
Hal ini ditegaskan Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs Rachmat Mulyana yang memang mendapat tugas khusus dari Kapolda Kalsel sebelumnya Brigjen Pol Erwin Triwanto, usai acara malam pengantar tugas Minggu. Dimana kasus ini agar terus ditelisik hilangnya ratusan detonator. Polda Kalsel akan terus mencari pelaku pencurian ratusan detonator bom milik PT Adaro Indonesia yang hilang di gudang Desa Padang Panjang, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong satu tahun lalu.
“Kami akan panggil penyidik untuk memaparkan kendala dan hambatan yang ada dalam menemukan detonator itu,” ucapnya didampingi Wakapolda Kalsel Kombes Pol Ade Rahmat Suhendi.
Pihaknya pun mungkin akan melakukan kembali reka ulang Tempat Kejadian Perkara (TKP), apa ditemukan jejak kaki dan lainnya. Yang jelas pihaknya mengupayakan dan berharap mudah-mudahan kasus ini bisa terungkap.
Sebelumnya, diduga saat hujan mengguyur Kota Tabalong, ratusan alat pemicu bom atau detonator milik PT Adaro raib dicuri kawanan pencuri misterius, Rabu (5/10/2016) subuh.
Sontak hilangnya detonator yang ternyata berjumlah sebanyak sebanyak 183 buah dimana Detonator itu terbungkus dalam tiga dos (dimana satu dos berisi 60 detonator) dan beberapa buah (pieces, Red) dan harga detonator tersebut, sekitar Rp 45 juta membuat heboh.

penulis  : Yudha

editor    : Umi Fadilah

publish  : Hamsan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password