Dalam Waktu Dua Jam Polsek Sambas Ungkap Kasus Pembunuhan di Desa Tanjung Bugis

Tribratanews.polri.go.id Polda Kalbar.Polres Sambas- Senin (2/5/2017) sekira pukul 02.30 Wib warga Desa Tanjung Bugis Digegerkan dengan kejadian pembunuhan yang terjadi di Rumah kontrakan milik salah satu warga Desa Tanjung Bugis.

Ida Rahmawati, Eko Santoso bersama dengan Haris malam itu sekira pukul 02.15 Wib mendengar teriakan suara laki laki minta tolong, setelah warga keluar rumah dan mendatangi suara teriakan tersebut ternyata AA (27) berteriak minta tolong sambil menunjuk ke arah rumahnya, Karena sudah kenal dengan AA dan keluarganya, Ida Rahmawati langsung masuk ke rumah kemudian masuk Kedalam kamar dan melihat RD (27 th) yang masih berdomisili di Kabupaten Sintang sedang tidur bersama dengan anak perempuannya yang berumur dua tahun, dengan berselimut dan wajah tertutup bantal, kemudian Ida Rahmawati memanggil RD beberapa kali tetapi tidak Dijawabnya sambil membuka bantal yang menutup wajahnya.

Ida Rahmawati melihat ada darah pada bagian muka RD kemudian merasa curiga karena selimut yang Dikenakan oleh korban ada terdapat tonjolan kemudian Ida langsung membukanya dan ternyata tonjolan yang tertutup selimut tersebut merupakan gagang pisau yang tertancap ke dalam uluhati korban.

Melihat kejadian tersebut Ida langsung keluar rumah dan menenangkan suami korban yang berinisial AA yang sedang Shok dengan mengambilkan air minum untuk suami korban, mendengar keterangan Ida, Eko Santoso bersama dengan Haris langsung masuk ke dalam kamar untuk memastikannya, setelah itu Eko Santoso memberitahukan kejadian tersebut kepada Ketua Rt untuk melaporkan ke Polsek Sambas.

Mendapat laporan kejadian tersebut Kapolsek Sambas Kompol Agus Riyanto melalui Anggota Polsek Sambas langsung berangkat mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi saksi, melakukan olah TKP, mengamankan TKP dan memberi Police Line, mengamankan suami Korban (AA) kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Sambas.

Awalnya suami korban (AA) memberikan keterangan kepada pihak Kepolisian bahwa istrinya RD bunuh diri, tetapi melihat kejadian tersebut Polisi tidak percaya begitu saja, Polisi mendalami perkara tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi tentang latar belakang suami korban atau pun keseharian rumah tangga korban bersama dengan suaminya dan melakukan olah TKP Karena merasa janggal polisi melakukan introgasi lebih dalam dan dengan cara bergantian antara anggota satu dengan anggota yang lain dan jawaban yang di berikan oleh AA tidak singkron kemudian sekira pukul 05.00 Wib Suami Korban ahirnya mengakui bahwa dirinyalah yang telah melakukan pembunuhan terhadap RD.

Alasan AA melakukan pembunuhan terhadap istrinya karena AA merasa sakit hati kepada korban, karena korban pernah ketahuan berhubungan dengan seorang laki laki lewat aplikasi “IDOL LIVE” yang Diketahui bernama Bagus yang merupkan laki laki asal Semarang.

Mereka sudah menjalin hubungan komunikasi lewat medsos sejak sekitar satu bulan yang lalu menurut keterangan tersangka yang Diperoleh dari korban sebelumnya, kemudian tersangka juga mengaku sakit hati kepada korban karena sifat korban yang plin plan (berubah rubah) terkadang ingin cerai dan terkadang ingin balikan / rujuk menurut pengakuan tersangka yang berinisial AA.

“Terhadap tersangka AA saat ini sudah Diamankan di Mapolres Sambas guna proses lebih lanjut,”jelas Kapolsek Sambas melalui Aiptu Juanda selaku Kanit Reskrimnya.

“Pasal yang Disangkakan terhadap AA yaitu pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lamanya lima belas tahun penjara dan atau Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama – lamanya dua puluh tahun,” tegas Aiptu Juanda.

Penulis: Inyonk
Editor. :Ummi Fadillah/Sugeng Hs
Publish:Cucu Safiyudin

Admin Polri56607 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password