Nyalakan Pelita, Terangkan Citacita, Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Stadion Mandala Krida Yogyakarta

tribratanews.polri.go.id -JOGJA- Dunia saat ini adalah dunia yang sangat berbeda dengan dunia beberapa dekade lalu. Perubahan terjadi begitu cepat dalam skala eksponensial yang tidak pernah ditemui dalam sejarah umat manusia sebelumnya. Revolusi teknologi menjadi pendorong lompatan perubahan yang akan berpengaruh pada cara kita hidup, cara kita bekerja, dan tentu saja, cara kita belajar. Meramalkan masa depan menjadi semakin sulit karena ketidakpastian perubahan yang ada.

“Namun yang harus kita pastikan kepada anak-anak kita adalah bahwa kita memberikan dukungan sepenuhnya kepada mereka untuk menyiapkan diri meraih kesempatan yang terpampang di hadapannya,” ujar Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI pada upacara Hari Pendidikan Nasional di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (2/5/2017).

Lanjut KGPAA Paku Alam X membacakan tak kalah pentingnya adalah komponen kompetensi. Abad 21 menuntut anak-anak Indonesia mampu menghadapi masalah-masalah yang kompleks dan tidak terstruktur. Maka mereka membutuhkan kompetensi kemampuan kreativitas, kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, kemampuan komunikasi serta kemampuan kolaborasi.

18ad3d05-440e-441e-ba5f-4b5f2e5a8b3aHari Pendidikan Nasional ini kita rayakan karena kita termasuk di antara yang sudah merasakan dampaknya. Maka pada bulan Mei ini, di mana Hari Pendidikan Nasional terletak, ayo kita ikut bergerak, ikut terlibat dalam memperluas dampak pendidikan terhadap saudara-saudara sebangsa yang belum sepenuhnya merasakan kesempatan itu. Karena itulah pada tahun ini kita memilih tema “Nyalakan Pelita, Terangkan Citacita” sebagai tema keriaan Hari Pendidikan Nasional. Kita ingin pendidikan benarbenar berperan sebagai pelita bagi setiap anak Indonesia yang akan membuatnya bisa melihat peluang, mendorong kemajuan, menumbuhkan karakter, dan memberikan kejernihan dalam menata dan menyiapkan masa depannya.

Di penutup amanat Mendikbud Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P memberikan pesan kepada seluruh anak bangsa, mari kita perluas keriaan pendidikan dan kebudayaan selama sebulan ke depan. Kita bayar balik apa yang telah kita dapatkan dari pendidikan, kita gelorakan semangat bergerak untuk pendidikan, dan kita teruskan ikhtiar bersama ini.

Upacara Hari Pendidikan Nasional tahun 2017 ini turut dihadiri oleh Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si dan FKPD se-DIY.

penulis : rendRa
editor : Umi Fadilah
publish : jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password