Coba Terobos Masuk Pelabuhan, Kapolres Beri Penjelasan Hukum

Tribratanews.polri.go.id – Polres Pelabuhan Tanjung Priok |

Sekitar 50 orang massa SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) DKI Jakarta Korlwil DPC DKI Jakarta pimpinan Sdr. Jandri melakukan aksi Orasi di pintu Pos 9 Pelabuhan Tajung Priok, pada hari Senin tanggal 1 Mei 2017 pukul 10.00 wib.

Pada saat melaksanakan orasi sdr Jandri berencana memaksa masuk ke wilayah Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjemput massa buruh dari PT. MAL Pelabuhan Tanjung Priok untuk merayakan hari buruh sedunia (May Day),

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Roberthus Yohanes De Deo yang memimpin pengamanan aksi demo segera mencegah sdr Jandri, bersama dengan Kasat Intelkam AKP Dodi Abdulrohim dilakukan mediasi agar massa buruh SBSI tidak memasuki wilayah Pelabuhan untuk melakukan aksi unras.

AKBP Roberthus Yohanes De Deo memberikan penjelasan bahwa sesuai UU No. 9 Th 1998, Wilayah Pelabuhan merupakan objek vital nasional dan dilarang untuk melakukan aksi Unjuk rasa termasuk dengan mengajak buruh-buruh uang masih bekerja di dalam Pelabuhan untuk bisa diajak melakukan aksi, namun sdr Jandri beralasan bahwa kedatangannya ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengajak dan menjemput teman-temannya yang sedang bekerja untuk diajak melakukan demo, namun oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok dapat dihalau,

” Debat panjang dan himbauan serta pemahaman hukum yang dilakukan oleh AKBP Roberthus Yohanes De Deo, dengan dibantu Kabag Ops Polres Metro Jakarta Utara AKBP Calvin Simanjuntak, Kasat Intel Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Dodi Abdulrohim dan Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sukardi, akhirnya dituruti oleh sdr. Jandri yang semula menganggap pihak Kepolisian lebih berpihak kepada penguasa dari pada buruh, namun berkat komunikasi yang baik dilapangan akhirnya massa SBSI mengurungkan niatnya untuk memaksa masuk kedalam Pelabuhan dan melanjutkan aksinya menuju Kalideres untuk bergabung dengan massa buruh lainnya.

” Alhamdulillah kami bisa mencegah aksi massa buruh yang akan menerobos masuk kedalam Wilayah Pelabuhan berkat komunikasi yang baik dan memberikan pemahaman aturan hukum kepada Korlap akhirnya mengerti dan mau mentaati aturan yang ada, ” jelas AKBP Roberthus Yohanes De Deo.

” Dalam pengamanan May Day kali ini kami melibatkan 636 personel gabungan dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polres Metro Jakarta Utara, Polda Metro Jaya, dan Stakeholder Pelabuhan
untuk mengantisipasi aksi unras di pintu Pos 9 dengan melakukan penyekatan di pintu-pintu masuk Pelabuhan agar wilayah Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi objek vital Nasional tetap aman dan kondusif, ” terang AKBP Roberthus De Deo.

 

Penulis   : Harun Arrasyid

Editor     : Umi Fadilah

Publish   : Harun Arrasyid

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password