Unit Saber Pungli Polres Tanjungpinang Ungkap Kasus OTT

Tribratanews.polri.go.id. – Polda Kepri, Senin 1 Mei 2017, pukul 13.30 wib Unit Saber Pungli Satreskrim Polres Tanjungpinang mengungkap Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pungli yang dilakukan oleh Oknum PNS Kemenhub. Dalam kasus tersebut Unit Saber pungli berhasil mengamankan 1 orang terduga pungli untuk Cheking Kapal (penumpang, barang) dan di Pos Domestik KSOP Tanjungpinang.

Sebagimana informasi yang didapat bahwa pungutan liar yang dilakukan oleh salah satu PNS dari Kemenhub itu dilakukan di pelabuhan sri Bintan pura Tanjungpinang kepada para agen kapal dengan meminta sejumlah uang kepada yang bersangkutan tanpa di dasari dengan hukum, mengetahui hal tersebut Tim Unit Saber Pungli langsung melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap Pelaku pada senin 1 Mei 2017, pukul 13.30 wib yang pada saat itu terdapat seseorang laki-laki memberikan uang kepada petugas di depan pos domestik KSOP pelabuhan Tanjungpinang didalam amplop sebesar Rp.500.000,-.

Untuk mendapatkan uang dari para agen pelaku menggunakan modus meminta uang Cheking Kapal dengan cara mengancam para agen apabila tidak memberikan uang untuk cheking kapal maka akan dipersulit oleh Syahbandar (pelaku) sehingga para agen mau menuruti apa kemauan pelaku dan menyerahkan sejumlah uang kepada pegawai syahbandar.

WhatsApp Image 2017-05-01 at 17.51.35

Dalam OTT tersebut tersangkap yang berhasil di amankan An. Herbert Panusunan Simamora dengan barang bukti yang diamanakan berupa  Uang tunai Rp.500.000,- dari kapal sabuk nusantara,  Uang tunai Rp.800.000,- dari kapal anen (agent voc batavia), uang tunai Rp.450.000,- dari agent kapal super jet dabo singkep, uang tunai Rp.300.000,- dari cheking kapal seven star, uang tunai Rp.200.000,- dari agen tiket marina (dedi yg ambil), uang tunai Rp.400.000,- dari cheking kapal sabuk nusantara 59, lima rangkap insentif pelabuhan sri bintan pura tanjungpinang, terdiri dari masing masing 2 rangkap yang di cetak oleh sdr. Sutoyo, satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373×5000 per bulan (marina), satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373×4000 per bulan (marina), satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 588 trip,  lima lembar amplop berwarna coklat, satu buah buku merk bintang obor warna kuning bermotif batik, berisikan catatan nama nama dan jumlah uang di berikan, satu buah buku agenda warna hitam bertuliskan an. Dona Mentari, yang didalamnya bertuliskan nama dan rincian uang,  satu lembar kertas warna putih dengan judul ponton batam, yang berisikan nama pemberi dan jumlah uang, dua lembar jadwal piket bulanan pelabuhan sri bintan pura Tanjungpinang, satu bundel kwitansi merk sinar dunia yang bertuliskan pemberi sumbangan dari pelaut, satu lembar amplop kosong berwarna putih bercorak biru merah, bertuliskan air mail, satu buah laptop merk toshiba model NG.PSKOGL-09U05L serial No. 2B122492W, berwarna hitam yang berisikan jadwal kapal dan laporan serta satu buah tas berwarna hitam merk Polo clasic yang berisikan satu buah tabungan bank BCA An. Sutoyo dengan no rekening 090512373.

Dengan begitu pelaku sudah dipastikan melanggar hukum dengan Pasal 2 huruf a dan atau pasal 12A UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan atau pasal 368 KUHP

Penulis : Khoirul Anwar

Editor : Ummi Fadilah

Publist : Khoirul Anwar

Admin Polri54029 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password