Commander Wish Kapolda Papua : Polri dan Papua Dalam Lima Dimensi

tribratanews.polri.go.id – Polda Papua. Untuk menjabarkan tentang Coemmander Wish atau kebijakan Kapolda Papua, Irjen Pol. Boy Rafly Amar, MH., menyampaikan arahannya kepada seluruh personel Polri untuk mendukung misi Presiden Joko Widodo dan Kebijakan Kapolri tentang peningkatan Trust (kepercayaan) masyarakat terhadap polri, Senin (1/05/2017)

Latar belakang Commander Wish atau Kebijakan dan Strategi Kapolda Papua yaitu Globalisasi yang berdampak kepada peningkatan kualitas hidup dan tumbuhnya kuantitas dan kualitas kejahatan, selain menindak lanjuti Nawa Cita Presiden Jokowi juga meneruskan program pioritas Kapolri (Promoter).

Kapolda Papua di depan Pejabat Utama, Perwira Menengah, Perwira Pertama, Brigadir, dan ASN yang mewakili masing-masing Satker mengatakan bahwa ada 3 Kebijakan yang harus dilakukan yaitu yang pertama adalah Papua Satu Bangsa yaitu Papua menjadi Sejahtera, Aman, dan Tentram untuk Bangsa, kedua Sukseskan Kebijakan Kapolri & program prioritas dalam mewujudkan Polri yang Promoter, dan yang ketiga adalah mensukseskan program unggulan Polda Papua.

Kapolda Papua juga menjelaskan Polri dan Papua dalam 5 dimensi yang terdiri dari Demokratisasi, Kedaulatan Negara, Kesejahteraan, Keamnanan dan Hukum (HAM).

Kehadiran kita adalah untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, kita harus menegakkan hukum dan memperhatikan HAM (Hak Asasi Manusia), untuk kesejahteraan presiden Jokowi melalui Nawa Citanya mengambil kebijakan program BBM 1 Harga yang sudah dilaksanakan juga di Polda Papua.

Untuk mendapatkan kepercayaan (Trust) dari Masyarakat, Kata kapolda ada 5 hal yang perlu dilakukan yaitu Reformasi Kultural (hilangkan budaya koruptif dan munculkansosokpilisi yang humanis), Perbaiki pelayanan publik, Tingkatkan profesionalisme dalam menegakkan hukum, Meningkatkan stabilitas Kamtibmas, dan lakukan Manajemen Media.

Diakhir arahan Kapolda Papua menambahkan Strategi Pemolisian yang dikembangkan yaitu Pemolisian Media Sosial perlu dilakukan karena perbuatan kejahatan di dunia maya merupakan perbuatan hukum, sehingga jangan dibiarkan chaos yang terjadi didunia maya karena hal ini mempengaruhi pada kehidupan dunia nyata (kamtibmas).

Penulis : Sosra WTD
Editor   : Umi Fadilah
Publish : Sosra WTD

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password