PRESS RELEASE AKHIR TAHUN 2016 : Penyelesaian Perkara Meningkat, Jumlah Kriminalitas Di Kabupaten Kendal Turun

20161231_092904

Polres Kendal – Sepanjang tahun 2016 berdasarkan data ungkap kasus kriminalitas di Kepolisian Resor Kendal mengalami penurunan sebanyak 27 kasus atau 10% persen dibanding tahun 2015, yakni sebanyak 256 kasus. Sedang di Tahun 2016 ada 229 kasus.

 

Kapolres Kendal Ajun Komisaris Besar Polisi Maulana Hamdan, SIK , Sabtu (31/12) kepada awak media menerangkan bahwa penurunan jumlah ungkap kasus karena angka kriminalitas yang juga menurun. Jumlah Tindak Pidana pada tahun 2015 sejumlah 372 kasus dan menurun pada tahun 2016 sejumlah 270 kasus atau turun 27%.

 

Untuk ungkap kasus yang mengalami kenaikan yaitu kasus narkoba, 8 kasus di tahun 2015 dan 14 kasus di tahun 2016 atau naik 75% dan penyelesaian perkara mencapai 100%. Sedangkan kasus yang mengalami penurunan paling banyak yaitu kasus pembunuhan hingga 80% yakni turun 4 kasus, tahun 2015 sejumlah 5 kasus dan 1 kasus di tahun 2016.

 

Kapolres juga mengungkapkan untuk kasus seperti currat, curranmor, curras, penipuan, perjudian dan kejadian kebakaran menurun. Untuk currat tahun 2015 ada 53 kasus turun menjadi 36 kasus di tahun 2016 dengan penyelesian perkara meningkat 11%. Kasus curranmor 48 kasus di tahun 2015 turun menjadi 26 kasus di tahun 2016 dengan penyelesaian perkara naik 35%. Kasus anirat 12 kasus di tahun 2015 turun menjadi 6 kasus di tahun 2016 dengan penyelesaian perkara naik 25 %. Kasus penipuan 37 kasus di tahun 2015 turun menjadi 18 kasus di tahun 2016 dengan penyelesaian perkara naik 28%. Untuk perjudian 46 kasus di tahun 2015 turun menjadi 25  kasus di tahun 2016 dengan penyelesaian perkara naik 11%. Sedangkan kasus uang palsu prosentase tetap ada 1 kasus di tahun 2015 dan 2016, kejadian kebakaran turun dari 30 kasus di tahun 2015 menjadi 15 kasus di tahun 2016. Untuk di tahun 2015 dan 2016 di wilayah hukum Polres Kendal tidak terdapat kasus pembunuhan.

 

“Selain kasus narkoba yang naik secara umum kasus lainnya menurun, namun untuk penyelesaian perkara bisa meningkat”, jelas AKBP Maulana.

 

Kapolres menambahkan dalam bidang laka lantas, bahwa angka Kecelakaan Lalu Lintas mengalami peningkatan dari tahun 2015 sebanyak 377 kasus menjadi 415 kasus kecelakaan di tahun 2016 atau meningkat 10%. Untuk korban meninggal meningkat dari tahun 2015 ada 93 orang menjadi 103 orang di tahun 2016. Sedangkan kerugian material naik 18% dari Rp. 161.600.000,-  tahun 2015 menjadi Rp. 191.400.000,- di tahun 2016.

 

“Ada berbagai faktor penyebab Kecelakaan, seperti human error, ketidak tertiban bagi pengendara terhadap rambu-rambu lalu lintas. Ini bisa dilihat dari angka pelanggaran yang mengalami kenaikan. Tahun 2015 ada 12.665 kasus menjadi 16.869 kasus di tahun 2016,” jelas Kapolres.

[ Bagus Prakoso/HumasResKendal ]

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password