Kabag Ops Bersama Kapolsek Mananggu Lakukan Problem Solving Pada Permasalah Pekerjaan Prasasti di Desa Kaaruyan

7bd5f8f3-4496-4533-89de-c26e7f4c81ac

Tribratanews.Polri.go.id – Polda Gorontalo, Bertempat di kantor Desa Kaaruyan Kec. Mananggu, Kapolsek Mananggu bersama Bhabinkamtibmas Desa Kaaruyan Bripka Rudy Saroinsong melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Desa dalam hal ini Kepala Desa kaaruyan Thomas Supardi S.Ap Bersama  Aparat Desa, Jum’at 28 April 2017 pukul 09.30 Wita.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Mananggu menyampaikan masalah Batas Desa antara Desa Bendungan dan Desa kaaruyan dan menghimbau kepada pemrintah desa dan aparat desa untuk meredam masyarakat, agar jangan terpancing untuk buat masalah dengan masyarakat desa bendungan dalam hal masalah batas sambil menunggu penetapan Batas desa dari Pemerintah Kabupaten maupun pemeritah Kecamatan.

Pada pukul 10.00 wita kapolsek Mananggu mendapat informasi dari pihak pemerintah kecamatan bahwa masyarakat Desa Bendungan sudah memasang baliho di lokasi yang sedang bermasalah, sehingga kapolsek memerintahkan kepada anggota yang piket hari ini Bripka Welly R Lasut dan Brigadir Anwar yasin segera meluncur dan memberitahukan agar baliho yang sudah terpasang tersebut agar segera di cabut untuk mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang dapat memicu permasalahan tersebut menjadi besar. Namun, masyarakat bendungan tidak puas dikarenakan hanya baliho mereka yang dikeluarakan, namun prasati yang di protes oleh masyarakat bendungan tidak dikeluarkan dari Desa bendungan.

Kemudian pada pukul 13.00 wita, bertempat di lokasi Dusun Maesa desa kaaruyan (yang bermasalah) masyarakat Desa bendungan kembali berkumpul di lokasi tersebut untuk mendapat perhatian dari pihak kepolisian, sehingga pihak kepolisian yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Nofry Wulur bersama Kapolsek dan anggota bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan masyarakat bendungan perihal permasalahan adanya prasasti Desa kaaruyan yang sudah berada di wilayah Desa bendungan, sehingga Kabag Ops langsung Kapolsek langsung menuju lokasi yang menjadi permasalahan tersebut dan melihat prasasti yang di klaim oleh masyarakat tersebut adalah prasasti proyek pekerjaan jalan desa yang sudah dibuat paten (di beton/cor) dan juga menyatakan bahwa wilayah pekerjaan tersebut di dusun maesa Desa kaaruyan sehingga masyarakat Desa bendungan meminta kepada kabag ops untuk menyaksikan masyarakat Desa bendungan untuk membokar prasasti tersebut.

Setelah mendengar keluhan masyarakat tersebut, Kabag Ops mempersilahkan apabila hanya itu yang menjadi permasalahan saat ini, sehingga melihat pernyataan tersebut masyarakat langsung puas dan segera membongkar prasasti tersebut dan setelah itu masyarakat membubarkan diri masing-masing.

Penulis         : Fandi

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Fandi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password