POLRES TANJAB BARAT GELAR RILIS AKHIR TAHUN : Inilah Hasilnya

img-20161231-wa0015

Polda Jambi – Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH, melaksanakan release akhir tahun bidang operasional dan pembinaan bertempat di Mapolres Tanjab Barat pada hari Jumat ( 30/12)

Dalam release akhir tahun Kapolres membeberkan jumlah tindak pidana yang terjadi selama tahun 2016 yaitu kriminalitas, Narkoba dan Laka lantas disamping itu juga pengungkapan kasus yang sangat menonjol selama 2016.

Didampingi Waka Polres Kompol Ilyan Chandra, SP, Kabag Ops Kompol Ronald B. Parhusip Nainggolan, Kasat Reskrim AKP Gokma Uliate, SIK, SH dan Kasat Narkoba Iptu Junaidi Anton serta dihadiri para awak media.

Agus mengutarakan, Angka kriminalitas di Tanjab Barat tahun 2016 sebanyak 362 kasus menggalami kenaikan 87 kasus atau 31,63 persen dibandingkan tahun 2015 yang terdapat 275 kasus.

Sedangkan total tindak pidana selama tahun 2016 sebanyak 400 kasus. Naik 100 kasus dibanding tahun sebelumnya hanya 300 kasus. Sedangkan tingkat penyelesaiannya tahun 2016 sebanyak 292 kasus. Jika dibanding tahun 2015 yaitu 219 kasus. Artinya pada tahun 2016 terjadi peningkatan dalam penyelesaian kasus pidana sebanyak 74 kasus atau 33, 94 persen

Kapolres Tanjabbar ini juga memaparankan selama tahun 2016 jumlah kasus yang menonjol yang terjadi di wilkum Polres Tanjabbar sebanyak 253 kasus dengan jumlah penyelesaian kasus yaitu sebanyak 180 kasus.

Kasus yang paling menonjol diurutan atas yaitu kasus pencurian dengan Pemberatan (Curat) sebanyak 96 kasus, yang sudah terselesaikan sebanyak 59 kasus atau 61,46 persen.

Selanjutnya kasus yang menduduki posisi kedua yaitu Pencurian Kendaraan Bermotor (curanmor) sebanyak 83 kasus dengan penyelesaian sebanyak 11 kasus atau 13,41% persen
“Untuk kasus curanmor masih dalam proses ungkap karena kebanyakan pelaku berada di luar Tanjab Barat,” ujar AKBP Agus.

Kasus selanjutnya yang menonjol di Tanjab Barat adalah penyalahgunaan Narkoba. Dengan kasus sebanyak 38 kasus, yang sudah diselesikan 63 kasus atau 165,79 persen kasus.

Sementara angka kriminalitas selama 2016 terjadi sebanyak 362 kasus. terjadi peningkatan sebesar 87 kasus atau 31,63 persen dari tahun 2015 sebanyak 275 kasus.

Sedangkan untuk ungkap kasus Narkoba selama tahun 2016 sebanyak 38 kasus meningkat dibandingkan tahun 2015 sebanyak 25 kasus atau naik 13 kasus atau 52 persen.

“Untuk penyelesaian kasus Narkoba sendiri yang telah dilakukan oleh Polres Tanjabbar 63 kasus, dibanding 2015 yaitu 27 kasus. Artinya ada peningkatan dalam penyelesaian kasus sebanyak 36 kasus atau 133,33 persen,” papar Agus.

Demikian pula dalam angka pelanggaran lalulintas terjadi peningkatan tajam, tahun 2015 tercatat 2.400 kasusu. Sementara tahun 2016 menjadi 2. 937 kasus. Artinya terjadi peningkatan sebanyak 533 kasus atau 22,17 kasus dan terselesaikan dengan baik 100 persen.

Kita berupaya untuk mengendalikan jumlah tindak pidana dan meningkatkan penyelesaian perkara. Semoga ini bisa lebih baik lagi di 2017.

Dalam pembinaan, anggota yang melakukan pelanggaran sebanyak 19 orang, sedangkan yang menerima penghargaan sebanyak 45 orang

“Press release ini juga bertujuan untuk pembelajaran kepada seluruh masyarakat agar mengetahui apa saja kejadian kriminalitas yang menonjol di daerah Tanjab Barat, sehingga masyarakat bisa mengantisipasi diri agar tidak ditimpa kejadian yang sama di tahun depan 2017”, pungkas Kapolres.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada personel yang telah bersusah payah bekerja untuk organisasi, semoga kabupaten Tanjab Barat senantiasa Aman dan terkendali di tahun 2017 nanti” Ungkap Agus.

 

[LILIK ADHI HUMAS POLDA JAMBI]

Admin Polri56599 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password