Berantas Narkoba : Pengedar Sabu Di Tangkap Sat Narkoba di Wonosobo Kabupaten Tanggamus Lampung

Lampung – Jajaran satuan reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Tanggamus menangkap tersangka penyalahgunaan Narkoba di bilangan Pangkul kecamatan wonosobo kabupaten tanggamus, Jumat (30/12/16).

Tersangka RH (25), tidak berkutik ketika petugas melakukan penggerebekan, beserta barang bukti beberapa paket berikut timbangan digital yang dipergunakan memecah Narkoba jenis sabu menjadi beberapa bagian.

Hal itu dikatakan kepala satuan reserse Narkoba (Kasat Res Narkoba) Polres Tanggamus, AKP Talen Hafis dalam ekpose keberhasilan menangkap bandar tersebut di ruang kerjanya, Sabtu (31/12) siang.

Cara berjualan Narkoba tersangka terbilang cukup unik, tidak merasa takut berjualan barang haram, lengkap dengan catatan para pembeli, duduk dirumahnya menunggu pembeli seperti berjualan diwarung rokok.

“tersangka ini terbilang unik, memilki catatan penjualan serta tanpa merasa berdosa seperti berjualan di warung rokok, pada saat penangkapan tersangka hanya mengekanan kaus singlet” ujar AKP Talen Hafis.

Dari tangan kecamatan wonosobo kabupaten Tanggamus disita 1 kantong besar sabu berat 8 gram, 6 paket kecil sabu, 1 timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu/bong, Uang Rp. 3.890.000,-, 10 korek api gas bekas pakai, 2 jarum, 1 kotak cottonbud, 1 kaca pirex, buku tabungan BRI,  3 bh sekop terbuat dari pipet, 6 bendel plastik klip, handphone dan buku catatan penjualan sabu.

Barang Bukti Yang di Sita Daru Tersangka RH
Barang Bukti Yang di Sita Daru Tersangka RH

Barang haram tersebut diakuinya sebagai milik J (35) ditipkan kepadanya untuk dijualkan, untuk J ditetapkan DPO dan dalam pengejaran satuan reserse narkoba Polres Tanggamus.

Tersangka RH saat ini ditahan di Rutan Polres Tanggamus untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“RH melanggar pasal 114 Pasal 114 ayat (1): Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I, dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar rupiah dan paling banyak Rp 10 miliar rupiah” tegas AKP Talen Hafis. (NN)

 

Reviewer overview

Breaking News - Narkoba/10

Summary

0 Bad!

Admin Polri55935 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password