Gunakan Identitas Palsu, Pelaku Penipuan Sewa Kamera Gunakan Perantara

whatsapp-image-2016-12-31-at-15-36-34
POLDA JATENG – Sat Reskrim Polres Banjarnegara berhasil menangkap OK, pelaku penipuan kamera rental di Banjarnegara.

OK, laki-laki yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini melakukan aksinya dengan menjadi penyewa kamera rental yang menurut informasi akan digunakan untuk pernikahannya.

Dengan melakukan tawar menawar sebelumnya, OK mengaku sebagai wanita berjilbab dengan nama Amalia Fadila pada akun blackberry messengernya ini mulai menjalankan misinya.

Pelaku berniat menyewa kamera yang ditawarkan setelah bernegosiasi tentang harga sewa di akun bbm tersebut. Pelaku kemudian mengatakan akan mengambil kamera yang akan disewa melalui keponakannya karena pelaku tidak dapat datang mengambilnya.

Minggu (4/12/2016), OK datang bersama WW, pemilik motor vario dan AG (15) ke alun-alun Banjarnegara.
Sesampainya di alun-alun, OK mengajak WW untuk pergi ke tempat lain. Sedangkan AG diminta OK menunggu dan menerima kamera yang telah disepakati pelaku dan korban lewat bbm.

Dengan membawa fotocopy kartu keluarga dan surat keterangan e-KTP yang diberikan oleh OK, AG dapat membawa kamera yang telah disewa dan kemudian diserahkan kepada pelaku.

“Pelaku menyewa kamera Agung (korban) melalui perantara. Jadi antara pelaku dan korban tidak pernah bertemu.”, jelas Kapolres Banjarnegara, AKBP Saiful Anwar, S.Sos, SIK, MH melalui Kasat Reskrim, AKP T. Sapto Nugroho, SH, MH.

Setelah empat hari berselang, kamera yang disewa OK tak kunjung kembali sehingga Agung melakukan pengecekan ke alamat yang tertera dalam KK maupun KTP Amalia Fadila. Namun identitas maupun alamat tersebut fiktif.

Jumat (9/12/2016), korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banjarnegara. Hari berikutnya, setelah dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Banjarnegara melalui keterangan yang telah diberikan korban, rumah OK kemudian dilakukan penggeledahan. Berdasarkan keterangan OK, kamera hasil kejahatannya telah dijual di wilayah Wonosobo.

“Akibat perbuatannya, OK dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. OK ditahan di Polres Banjarnegara untuk penyidikan lebih lanjut.”, imbuhnya. (a)

Admin Polri55931 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password