Komplotan Begal Berhasil Diringkus

Tribratanews.polri.go.id, Polres Malang Kota – Kejahatan di jalanan alias begal jalanan masih manghantui warga Kota Malang. Seperti yang dialami Anifiu Wahyudi, 21 tahun, warga Saptorenggo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Ia menjadi korban perampasan di Jalan Muharto, Kota Malang, Minggu (23/4) lalu. Motor Beat Nopol N 3834 HHC miliknya, dirampas sekelompok begal jalanan.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa naas itu kepada Polsek Blimbing. Berdasarkan informasi yang didapat dari korban, polisi berhasil menangkap lima orang pelaku perampasan, kemarin. Namun, dua diantara lima begal tersebut diserahkan ke Polres Malang Kota lantaran usianya yang masih 14 tahun dan 16 tahun.

“Tiga tersangka tersebut berinisial AR, 21 tahun, ZA, 23 tahun, dan AM, 23 tahun yang ketiganya adalah warga Jalan Muharto, Kota Malang, kami tahan disini. Dua lainnya berinisial LS, 17 tahun, warga Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan LH, 14 tahun, warga Kotalama, Kecamatan Kedungkandang di Polres Malang Kota,” ujar Kanit Reskrim Polsek Blimbing Iptu Yoyok Ucuk.

Menurutnya, kejadian ini bermula ketika Wahyu mengendarai sepeda motor di Jalan Muharto sekitar pukul 20.30 WIB dan hendak berkunjung ke rumah temannya, “Korban mengendarai sepeda motor pelan-pelan. Lalu tiba-tiba dihentikan tersangka dan kemudian langsung dipukuli,” tambahnya.

Korban dipukul tersangka yang masih berusia di bawah umur. Menurutnya, dua anak itu memukul korban karena didorong rasa gengsi, “Mereka ingin menujukkan keberanian,” papar Yoyok, Tak lama berselang, datang tiga tersangka lain lalu ikut memukul dan membawa kabur sepeda motor milik korban. Motor itu sempat dititipkan di rumah seseorang sebelum disita polisi.

“Korban mengalami luka lebam dan lecet di wajah dan lengan kanan. Kami juga lakukan visum untuk dijadikan sebagai bukti. Kasus ini masih dalam pengembangan kami. Untuk tersangka yang masih anak-anak, kami akan lakukan pembinaan agar bisa menjadi generasi penerus bangsa yang baik,” terangnya.

Akibat perbuatannya tersebut, para pelaku dikenakan pasal 365 jo 170 KUHP, “Mereka dikenakan pasal tersebut karena barang bukti berupa motor sempat dirampas dan merka juga melakukan penganiayaan terhadap korban,” imbuh dia.

Penulis  : Devi

Editor    : Umi Fadhilah

Publish  : Sholeh hs

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password