Ketagian Narkoba Kelompok Mahasiswa Ini Curi Motor

Tribratanews.polri.go.id, Polres Malang Kota –  berhasil meringkus komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Sebanyak 5 (lima) lima pelaku yang  mahasiswa,ditangkap saat berada di satu tempat kontrakan di Jalan Bondowoso,Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kapolres Malang Kota,AKBP Hoiruddin Hasibuan SH,MHum mengatakan pengejaran terhadap pelaku berawal dari dari beberapa korban,salah satu korban yakni Baharudin Mubarok (20),mahasiswa, melaporkan telah kehilangan motor roda duanya (R2) pada akhir Maret 2017 silam.  dari laporan tersebut,anggota Timsus Sat-Reskrim Polres Malang Kota pun melakukan pengejaran, hasilnya pelaku utama yakni AE (26),mahasiswa asal Desa Sumber Wuluh,Kec. Candipuro,Kab Lumajang, berhasil diringkus di kediamannya.

Dari pemeriksaan dan pengembangan tersangka AE, akhirnya terkuak nama-nama lain yang terlibat, ”ungkap Kapolres Malang Kota saat merilis kasus tersebut yang didampingi Kasat Reskrim AKP heru Dwi Purnomo serta Kasubbag Humas, AKP Nunung Anggraeni. Lebih lanjut dari hasil yang didapat, akhirnya petugas meelakukan perburuan dan berhasil menangkap MH (26) juga mahasiswa asal Lumajang, FA (23), DDC (21) asal Probolinggo dan NM Habibi (21) mahasiswa asal Situbondo, “Semua komplotan pelaku terbukti mencuri di 10 TKP dan kebanyakan di kawasan Malang, Alhamdulillah kami bisa mengungkap komplotan mahasiswa ini. Mereka ada yang semester IV dan VI di PTS maupun PTN ternama di Kota Malang,” Ucapnya.

Sedang sasaran komplotan ini,tidak saja R2 berplat hitam, kendaraan Dinas berplat merah pun mereka sikat. hal itu terbukti dari barang bukti yang didapat, selain 5 motor Plat hitam terdapat juga satu motor plat merah milik Pemkab Malang. motor berplat merah ini dicuri di kawasan Joyogrand di rumah korban yang bekerja di Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Pelaku ini memang menyasar kawasan sepi seperti tempat parkir dengan menggunakan kunci T,” papar Hoiruddin Hasibuan. Hasil pengembangan penyidikan,barang hasil curian itu diketahui dijual pada penadah, MS (40) warga asli Lumajang. Setiap kendaraan dihargai bervariasi dari Rp 1,5 hingga Rp 3,5 juta dan uangnya digunakan untuk membeli narkoba.

“Hasil curian mereka jual ke penadah MS di kawasan Lumajang,dan hasil penjualannya untuk pesta narkoba. Ini kan susah? Masak mencuri motor untuk beli narkoba.Ini kan gak bener dan salah fatal.Mereka masih berstatus mahasiswa yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi di Kota Malang,”tandasnya.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuataanya,ke lima tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,Sementara satu tersangka MS alias Sukur dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun kurungan penjara.

Penulis  : Devi

Editor    : Umi Fadhilah

Publish  : Sholeh hs

Admin Polri54157 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password