PENERBIT BUKU JOKOWI UNDERCOVER DITAHAN POLISI

images-1

Tribratanews.polri.go.id – Bambang Tri Mulyono ( BTM ) penerbit buku Jokowi Undercover akhirnya ditahan. Setelah dilakukan pemeriksaan pasca penangkapan, ternyata tersangka tidak memiliki  dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagau Calon Presiden di KPU Pusat. Semua tuduhan dan sangkaan yang dimuat pada Buku Jokowi Undercover dan media sosial semua didasarkan atas sangkaan Pribadi tersangka.

Analisa Fotometrik yang diungkap tidak didasari keahlian apapun, namun hanya persepsi dan perkiraan tersangka pribadi. Adapun motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat.

BTM telah menebarkan kebencian kepada keturunan PKI yang tidak tau menahu tentang peristiwa G 30 S PKI Madiun 1948 dan 1965. Selain itu perbuatan tersangka juga telah nenebarkan kebencian kepada kelompok masyarakat yang bekerja di dunia pers terkait Statemen BTM pada halaman 105 yang menyatakan bahwa Jkw-Jk adalah pemimpin yang muncul dari dan dengan keberhasilan Media Massa melakukan kebohongan kepada Rakyat. Pada halaman 140 di bukunya BTM mengatakan  desa Giriroto Kecamatan Ngemplak, Boyolali adalah basis PKI terkuat se Indonesia, padahal PKI sudah dibubarkan pada 1966 dan dengan mengatakan orang Giriroto benar-benar PKI sungguh tidak berdasar.

Perbuatan tersangka telah meresahkan dan membuat kegaduhan di masyarakat. Atas perbuatannya tersebut tersangka dipersangkakan dugaan pelanggaran Pasal 16 UU No 40 tahun 2008 yang berbunyi
Setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf b angka 1, angka 2, atau angka 3, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE dg uraian (2)    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Selain pemeriksaan terhadap tersangka, turut juga diperiksa sebagai saksi diantaranya
Anggota Polri Polda Jateng dan juga Saksi Ahli ITE dari Kom-info, Ahli Bahasa, Sejarah Sosiologi Pidana. Sedangkan untuk Barang Bukti perangkat Komputer, HP tersangka, flashdish, buku Jokowi Undercover tulisan tersangka, Dokumen Data Bapak Jokowi saat Pilpres dari KPU Pusat, KPUD DKI Jakarta dan KPUD Surakarta yang masih dalam proses pemeriksaan Labfor dan Cyber.

Saat ini BTM ditahan dan dititipkan di Rutan Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

[ admin ]

1 Comment

  • atok sriwijaya Reply

    December 31, 2016 at 06:54

    biar kapok para penyebar kebencian di tangkap polisi

Leave a Reply to atok sriwijaya Cancel reply

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password