Sepatu Wartawan Grobogan Ini Ternyata Juga Digasak Residivis Curranmor

Tribratanews.polri.go.id, Grobogan – Kejadian menarik saat acara gelar perkara kasus penangkapan Jumain, salah satu daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor di Grobogan, Rabu (26/4/2017).

Penjahat kelas kakap yang sudah dua kali mendekam di penjara itu sempat menangis sesenggukan dan minta maaf pada salah seorang wartawan yang bertugas di Grobogan.

Baca juga :

Residivis Curanmor Sepeda Motor di Grobogan ini, Ternyata Juga Curi Mobil

Peristiwa itu bermula saat Wakapolres Grobogan Kompol Wahyudi bertanya perihal sepatu baru milik wartawan harian yang sempat ikut digasak Jumain ketika melakukan aksi pencurian motor. Tepatnya, di sebuah kos-kosan di Kampung Jetis, Purwodadi, Kamis (22/12/2016) dinihari.

Dalam aksinya, komplotan pencuri termasuk Jumain, berhasil menggasak dua motor Tiger milik penghuni kos. Selain motor, sepatu milik wartawan yang kebetulan kos disitu juga ikut diembat.

“Sepatu yang ada di depan pintu kamar kos itu memang saya ambil. Sempat saya pakai dan kebetulan ukurannya pas,” kata Jumain, sambil sesenggukan.

Saat ditunjukkan wartawan yang sepatunya digasak, Jumain langsung menjulurkan kedua tangannya yang terpasang borgol, untuk minta maaf.

“Saya mohon maaf telah mengambil sepatunya. Saat ini, sepatunya sudah dipakai anak saya yang sekolah SMP,” sambil menyeka air matanya.

Ketika ditanyakan perihal dua motor tiger yang digasak di kos-kosan tersebut, Jumain menyatakan, sudah dijual. Seingatnya, motor tiger itu dijual seharga Rp 5 juta per unit.

“Motornya sudah dijual. Tapi yang bagian jual teman saya,” jelas warga Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen yang ditangkap polisi, Selasa (20/4/2017) tersebut.

Penulis : Dani

Editor : Umi Fadillah

Publish : Teddy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password