Modus Baru Cari Kerja Harus Panjat Tower Setinggi 32 Meter, Polisi Siaga

Tribratanews.polri.go.id –Poldajatim Modus baru Ingin Cari Kerja Harus Nekat Panjat Tower. Cara inilah yang dilakukan oleh Ahmad Sahroni (32)  swasta, Dusun Mudiharjo, Desa Rahayu, Kecamatan Soko dengan cara melompat pagar tembok masuk ke dalam lokasi atau pekarangan milik perusahaan JOB PPEJ  Pad A, lanjut pelaku memanjat tower setinggi kurang lebih 32 meter. Saat memanjat tower inilah kali pertama yang mengetahui satpam perusahaan itu.

Menurut manajemen JOB PPEJ yang diwakili Goverel Akbar Pradima, untuk kali ketiga Sahroni panjat tower milik JOB PPEJ. Kali ini Sahroni menuntut diberikan pekerjaan. Cara nekat ini dilakukan agar mendapat perhatian dari pihak perusahaan.

Sebelumnya Sahroni telah bekerja PT WUS (Subkon JOB PPEJ) sebagai Flagman, akan tetapi karena kontrak PT WUS dan JOB PPEJ sudah habis otomatis sudah tidak bekerja lagi.

Saat itu masih dilakukan Negosiasi dengan Polsek Soko,  TNI, JOB PPEJ, Pemerintah Desa Rahayu, serta terhadap keluarga Sahroni, Namun belum mendapatkan titik temu.  Polsek Soko juga langsung melakukan negosiasi tepat dibawah tower dengan harapan Sahroni dapat mendengarkan imbauan petugas dan mau turun agar permasalahannya dapat di selesaikan dengan cara baik- baik.

Ditemui secara terpisah Kapolsek Soko AKP Yudi Hermawan mengatakan, anggota Polsek Soko dengan Koramil Soko saat itu terus pantau di Lokasi untuk menjaga hal-hal terjelek yang tidak  diinginkan, disamping anggota tetap melakukan negosiasi termasuk petugas juga mensiagakan team Rescue BPBD dan tepat dibawah tower disiapkan terpal pengaman yang besar.

Namun pada perkembangannya, setelah Syahroni mengalami kram kaki, badannya lemas dan kehausan pada pukul 18.15 WIB, Selasa (25/4/2017) yang bersangkutan mau diturunkan oleh 2 petugas BPBD Tuban. Setelah turun diperiksa kesehatannya di klinik milik perusahaan tersebut. (ajie/mbah)Tribratanewspoldajatim.com:Modus Baru Ingin Cari Kerja Harus Nekat Panjat Tower. Cara inilah yang dilakukan oleh Ahmad Sahroni (32)  swasta, Dusun Mudiharjo, Desa Rahayu, Kecamatan Soko dengan cara melompat pagar tembok masuk ke dalam lokasi atau pekarangan milik perusahaan JOB PPEJ  Pad A, lanjut pelaku memanjat tower setinggi kurang lebih 32 meter. Saat memanjat tower inilah kali pertama yang mengetahui satpam perusahaan itu.

 

Menurut manajemen JOB PPEJ yang diwakili Goverel Akbar Pradima, untuk kali ketiga Sahroni panjat tower milik JOB PPEJ. Kali ini Sahroni menuntut diberikan pekerjaan. Cara nekat ini dilakukan agar mendapat perhatian dari pihak perusahaan.

Sebelumnya Sahroni telah bekerja PT WUS (Subkon JOB PPEJ) sebagai Flagman, akan tetapi karena kontrak PT WUS dan JOB PPEJ sudah habis otomatis sudah tidak bekerja lagi.

Saat itu masih dilakukan Negosiasi dengan Polsek Soko,  TNI, JOB PPEJ, Pemerintah Desa Rahayu, serta terhadap keluarga Sahroni, Namun belum mendapatkan titik temu.  Polsek Soko juga langsung melakukan negosiasi tepat dibawah tower dengan harapan Sahroni dapat mendengarkan imbauan petugas dan mau turun agar permasalahannya dapat di selesaikan dengan cara baik- baik.

Ditemui secara terpisah Kapolsek Soko AKP Yudi Hermawan mengatakan, anggota Polsek Soko dengan Koramil Soko saat itu terus pantau di Lokasi untuk menjaga hal-hal terjelek yang tidak  diinginkan, disamping anggota tetap melakukan negosiasi termasuk petugas juga mensiagakan team Rescue BPBD dan tepat dibawah tower disiapkan terpal pengaman yang besar.

Namun pada perkembangannya, setelah Syahroni mengalami kram kaki, badannya lemas dan kehausan pada pukul 18.15 WIB, Selasa (25/4/2017) yang bersangkutan mau diturunkan oleh 2 petugas BPBD Tuban. Setelah turun diperiksa kesehatannya di klinik milik perusahaan tersebut.

Penulis      : Dedy

Editor        :Umi Fadhilah

Publish      :M.Sholeh

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password