Bos Hotel Ayu Boyolali di Bacok Karena Dendam

Tribratanews.polri.go.id – Polres Boyolali, Tak terima ibunya diperkosa oleh Bos Hotel Ayu, Penggung, Kecamatan Boyolali kota, tersangka, akhirnya menganiaya bosnya sendiri. Itulah yang menjadi alasan FH alias Beo, 28 membacok MP, 33.

Sejak membacok bosnya sendiri, pada tanggal 24 Maret lalu, FH langsung melarikan diri. Hal itu disebabkan malam sebelum pembacokan itu dilakukan, tersangka melihat ibu kandungnya yang baru bekerja selama beberapa hari di hotel tersebut digagahi sang Bos.

Hal itu diuangkapkan tersangka FH saat jumpa Pres di Mapolres Boyolali, Selasa Pagi (24/4). “ Pagi harinya langsung saya datangi kamarnya (Bos Hotel,) dan kebetulan saya lihat diatas lemari ada parang, lalu saya ambil dan saya libaskan gitu aja,” Kata FH dihadapan Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi dan penyidik Polres Boyolali.

Kapolres menyambung, tersangka sempat menjadi Buronan selama hampir sebulan. Selama buron, tersangka juga sempat kabur ke Kalimantan.

Kemudian beberapa hari kemarin, tersangka sempat pulang ke rumah neneknya di Dragan, Musuk. Petugas yang mendapat informasi itu, segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka, Minggu (23/4) kemarin.

“ Tersangka pun langsung dibawa dan ditahan di Mapolres berikut barang bukti, di antaranya sebilah parang yang masih tedapat bekas darah yang sudah diamankan sebelumnya,” kata Kapolres.

Kapolres menyatakan  kejadian ini bermula pada Kamis malam (23/3) lalu. Saat itu tersangka melihat korban masuk ke kamar ibunya, yang juga karyawan di hotel tersebut. kemudian Jum’at pagi harinya, tersangka menemui ibunya dan menanyakan hal itu dan mendapat jawaban ibunya sudah diperkosa korban.

Tidak terima, tersangka kemudian masuk ke kamar korban dan mengambil parang yang terdapat di atas lemari korban, kemudian membacokkannya ke kepala korban. “ Usai kejadian itu, tersangka dan ibunya pun kabur dari hotel hingga kasus ini terungkap saat ini,” Kata Kapolres.

Kapolres menambahkan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyidikan terhadap tersangka. Sedangkan untuk kondisi korban, masih dirawat dan dalam proses penyembuhan. “ Korban masih memulihkan luka bacok di kepala bagian belakang dan tangannya,” ungkap Kapolres.

Atas kejadian ini, tersangka pun dijerat dengan Pasal 351 (2) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara, dan atau Pasal 2 UU 12/1951 Darurat dengan ancaman penjara hingga 10 tahun.

 

Penulis    : Widodo

Editor      : Umi Fadila

Publish    : Sriyanto

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password