Tabligh Akbar Memperingati Isra Mi’raj di Jogja, Kapolri Ingatkan Untuk Perkuat Ikatan Kebangsaan

tribratanews.polri.go.id -JOGJA- Kapolri Jendral Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. menghadiri acara Tabligh Akbar di Halaman Polda DIY Yogyakarta, Selasa (25/4/2017). Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj dihadiri oleh ribuan jemaah dari berbagai daerah sekitar Yogyakarta dan tamu undangan FKPD se-DIY.

Kegiatan Tabligh Akbar diawali pembacaan tilawatil Qur’an dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pengucapan Pancasila oleh Jemaah yang hadir.

Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., memberikan sambutan menyampaikan kita tidak inginkan NKRI yang sudah dirintis dengan tetesan darah para pejuang menjadi goyah, Kita tidak ingin kebhinekaan yang sudah dirajut sedemikian lama menjadi pecah.

Lanjut Kapolda menyampaikan pesan sang proklamtor Bung Karno bahwa “perjuanganku mudah, karena mengusir penjajah, perjuanganmu lebih sulit, karena melawan bangsamu sendiri”.

Kita diingatkan pentingnya nilai – nilai ukhuwah, paham kebangsaan perwujudan nilai-nilai ukhuwah didasarkan pada akhlaqul karimah saling menghargai saling menghormati antar individu, sebagai dasar – dasar ukhuwah kebangsaan.

5cdf32eb-de8a-4d65-930b-d1763e15064c

“NKRI ini berdiri di atas pemuda, laskar, umaro dan ulama. Kita berharap pembangunan tetap kita jalankan dari Sabang sampai Merauke. Kita harapkan dapat bersatu atas kerja sama ulama dan umaro dan segenap masyarakat Indonesia. Tidak boleh negara ini pecah, karena Indonesia ini Bhinneka Tunggal Ika,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat memberikan sambutan.

Kemudian Jenderal Tito mengingatkan soal peran ulama dalam negara. Menurut Jenderal Tito, ulama memiliki peran penting untuk keberlangsungan negara.

“Ulama dan umaro itu sangat penting karena pendiri negara bukan Polri atau TNI, tapi para ulama, saya ulangi para ulama,” ujar Tito.

Saat inti acara Tabligh Akbar diisi oleh Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya dari Jam’iyyah Thoriqoh Mu’tabarah Nahdlatul Ulama Pekalongan Jawa Tengah menyampaikan kepada ribuan Jemaah tentang suri tauladan baginda Rasul Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam, kecintaan Rasulullah terhadap Arab harus kita contoh dengan mencintai Indonesia.

fef8a650-770c-45d1-9f3d-9b52c73506ff

Lanjut dalam ceramahnya, Habib Luthfi memberikan pesan bahwa isilah kemerdekaan ini dengan mencintai tanah air dan saling bahu membahu membangun bangsa.

“Tidak perlu berperang melawan penjajah, kita hidup dijaman saat ini tinggal mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif demi kemajuan bangsa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tegasnya.(*)

penulis : Agung
editor: Umi Fadilah
publish : Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password