Dialog Interaktif Radio FBI : Bijak dan Lebih Hati-hati dalam Menggunakan Media Sosial

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Dewasa ini seiring dengan perkembangan zaman baik teknologi dan permasalahan yang terjadi di masyarakat sangatlah pesat, terutama kemudahan dalam mengakses media sosial tersebut bisa digunakan dari kalangan anak-anak hingga dewasa. Disamping itu mengenai isu penculikan anak di Indonesia kususnya di Kabupaten Klungkung Bali, Isu tersebut memang ada dan telah beredar namun belum pasti kebenarannya.

WhatsApp Image 2017-04-25 at 07.02.05Atas hal tersebut, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Bali Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ni Made Kusumadewi, SH melaksanakan dialog interaktif sekaligus sebagai narasumber di Radio FBI 91.8 FM Jalan Gatsu 1 no. 37 Denpasar, Selasa (25/4). Dialog interaktif yang dipandu pembawa acara Riri dan Teo tersebut bertemakan “Langkah Polda Bali dalam menyikapi merebaknya isu penculikan anak di wilayah hukum Polda Bali”.

Dalam acara tersebut, AKBP Ni Made Kusumadewi, SH menyampaikan bahwa Polda Bali sudah bertindak cepat dalam menangani hal tersebut serta telah mengambil langkah-langkah penyeledikan dalam menangani isu kasus beredarnya informasi penculikan anak. Setelah dilakukan penyelidikan dari informasi yang berdedar, kepada masyarakat bali kususnya yang menggunakan media sosial beberapa diantaranya seperti Whatsapp, Facebook maupun Instagram dan lain-lain, “Mari dengan bijak dan lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial terutama dalam memberikan informasi jangan mudah percaya pada suatu informasi yang belum tentu kebenarannya karena itu sama saja berita hoax dan bagi pengirim termasuk yang meng-copy ataupun memperbanyak mengirimnya, akan sama-sama dikenakan hukuman sesuai peraturan ITE yang berlaku”, pesan Kasubbid Penmas.

Pada kesempatan tersebut, Kasubbid Penmas juga menjelaskan tentang langkah-langkah Kepolisian dalam mengantisipasi dan meminimalisir isu penculikan anak tersebut seperti Preemtif yaitu Polisi melakukan pembinaan dan penyuluhan ke sekolah, ke desa, ketempat hiburan, tokoh adat, tokoh agama yang telah dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas di wilayah. Kemudian melakukan Preventif yaitu anggota Polri melakukan kegiatan salah satu diantaranya patroli dialogis ke masyarakat kususnya perkampungan guna membina komunikasi yang baik apabila ada hal-hal yang menonjol segera koordinasikan ke pihak berwajib dan dapat ditangani secara cepat. adapun rumus kriminal kejahatan yaitu: N+K=C, jika ada niat ditambah kesempatan atau peluang yang ada maka kriminal itu dapat terjadi.

“Selain itu tidak lepas pula peran guru dan orang tua untuk menjaga dan mengawasi anak-anak dalam bergaul sehari-hari, sama siapa dia bergaul, temannya siapa saja, kususnya jika berpegian hendak kemana, sama siapa perginya. Jika pergi kesekolah hendaknya setiap saat orangtua selalu mengantar anaknya kesekolah maupun ketika bepergian keluar rumah sehingga bisa mempersempit ruang gelak/celah dari pada pelaku sendiri”, imbuhnya diakhir acara tersebut.

Penulis  : I B Sarjana

Editor    : Umi Fadilah

Publish  : I Putu Adnyana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password