Penyampaian Aspirasi Mahasiswa Akper Soppeng Dikawal Ketat Petugas Kepolisian

Tribratanews.polri.go.id – Soppeng Sulsel, Personil Polres Soppeng mengawal kegiatan penyampaian aspirasi ratusan mahasiswa Akper Putra pertiwi Watansoppeng di Kantor DPRD Soppeng, Selasa (25/4/17).

Dari pantauan tribratanews, Ratusan Mahasiswa dan Mahasiswi mendatangi Kantor DPRD Soppeng menggunakan Roda Dua dengan pengawalan ketat petugas Kepolisian.

Kordinator lapangan Andi Sri Purnamasari saat menyampaikan orasi menuntut agar pejabat lama Akper Pitra Pertiwi Soppeng yang dicopot dari jabatannya untuk tidak menjabat kembali di Kampus tersebut.

Perwakilan dari Mahasiswa Akper selanjutnya diterima oleh Tim penerima Aspirasi DPRD Soppeng.

Waka Polres Soppeng Kompol Catur B.S yang turut hadir mengamankan kegiatan mengungkapkan Polres Soppeng menerjunkan puluhan personil untuk mengawal jalannya aksi, yang terdiri dari Dalmas Sabhara, Satlantas, Polwan, dan Polsek Lalabata.

Hingga berakhirnya kegiatan situasi kamtibmas aman dan tertib, beberapa pejabat Polres Soppeng juga terlihat hadir melaksanakan pengamanan, diantaranya Kabag Ops Kompol Sengkaru Tajang, Kasat Sabhara serta Kapolsek.

Pemuda dan pemudi adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional. Sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan, baik saat ini maupun masa datang.

Oleh karenanya, pemuda selalu memiliki aspirasi yang berbeda dengan aspirasi masyarakat secara umum. Dalam makna yang positif, aspirasi yang berbeda ini disebut dengan semangat pembaharu. Mahasiswa, sebagai bagian dari pemuda itu, dituntut untuk berperan lebih, tidak hanya bertanggung jawab sebagai kaum akademis.

Tetapi di luar itu wajib memikirkan dan mengembang tujuan bangsa. Dalam hal ini keterpaduan nilai-nilai moralitas dan intelektualitas sangat diperlukan, demi berjalannya peran mahasiswa dalam dunia kampusnya. Sehingga dapat menciptakan sebuah kondisi kehidupan kampus yang harmonis serta juga kehidupan di luar kampus.

Pada saat generasi yang memimpin bangsa ini sudah mulai berguguran pada saat itulah kita yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan bangsa ini. Namun apabila hari ini ternyata kita tidak berusaha mambangun diri kita sendiri, apakah mungkin kita akan membangun bangsa ini suatu saat nanti? Jawabannya ada pada diri anda masing-masing, mari kita berkompetisi dalam membangun bangsa kita.

Saat ini masyarakat semakin mudah menyampaikan pendapatnya di muka umum. Itu merupakan dampak dari sistem demokrasi semakin matang diterapkan di Indonesia.

Selain itu, masyarakat juga harus mematuhi aturan terkait penyampaian pendapat. Namun dia berharap, masyarakat atau mahasiswa yang melakukan unjuk rasa harus mengetahui batasan etika dan sopan santun.

Setiap pemuda Indonesia, baik yang masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya merupakan faktor-faktor penting yang sangat diandalkan oleh Bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan juga mempertahankan kedaulatan Bangsa.

Dalam upaya mewujudkan cita-cita dan mempertahankan kedaultan bangsa ini tentu akan menghadapi banyak permasalahan, hambatan, rintangan dan bahkan ancaman yang harus dihadapi. Masalah-masalah yang harus dihadapi itu beraneka ragam. Banyak masalah yang timbul sebagai warisan masa lalu, masalah yang timbul sekarang maupun masalah yang timbul di masa depan negara kita.

Dengan masalah-masalah yang sudah ada maupun yang akan datang, penting bagi rakyat Indonesia, terutama kaum pemuda dan mahasiswa untuk membiasakan diri dalam meningkatkan dan memperbaiki produktifitas kita sebagai Bangsa Indonesia.

Penulis : Apri

Editor : Umi Fadilah

Admin Polri56114 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password