Tangkal Paham Khilafah, FKPT Sulsel Audiensi dengan Kapolda Sulsel

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme Sulsel (FKPT) berkunjung ke Mapolda Sulsel, guna beraudiensi dengan Kapolda Sulsel dalam rangka pencegahan paham radikal dan terorisme di Sulawesi Selatan, Selasa (25/04).

Kedatangan Anggota FKPT Sulsel, dipimpin Ketua Prof. Dr. H. Arfin Hamid, SH, MH, Sekretaris Drs. Anwar P., M.Pd, dan Kabid Agama, Pendidikan dan Dakwah Dr. H. Muammar Bakri Lc.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Muktiono, yang didampingi Direskrimum, Direskrimsus, Dir Binmas dan Kabid Humas menyampaikan Polri akan bersinergi dengan Pihak lain dalam menangkal paham khilafah yang sedang ada di Indonesia saat ini, dengan tujuan mempersempit ruang gerak menyebarnya paham radikalisme dan terorisme di Sulsel.

Kapolda juga menyarankan agar ormas dan organisasi keagamaan bersatu betul, menangkal paham yang menyimpang dari asas pancasila.

“kalau bisa FKPT Sulsel ini turun ke sekolah dan Perguruan Tinggi, untuk menangkal paham-paham yang ingin merubah Pancasila, kita sudah aman dan nyaman hidup di negara kita ini,” tegas Kapolda.

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulawesi Selatan terus menunjukkan eksistensinya sebagai kepanjangan tangan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di daerah. Bersinergi dengan Kepolisian Daerah setempat, aktifitas pencegahan penyebarluasan paham radikal terorisme terus dilakukan.

Ketua FKPT Sulawesi Selatan, Arfin Hamid, menyampaikan pihaknya terus aktif melakukan pencegahan penyebarluasan paham radikal terorisme.

“kami telah bertemu ke kalangan ulama berdiskusi tentang menangkal pemahaman konsep khilafah yang sedang berkembang saat ini, selain itu kami juga meminta kalangan ulama mendukung pemberantasan teroris yang di lakukan Polri,” kata Arfin.

Arfin memaparkan, sesuai informasi yang diperoleh dari BNPT, ancaman terorisme masih belum akan reda dalam beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu keterlibatan masyarakat dalam pencegahannya sangat dibutuhkan.

“Terorisme musuh bersama, kita sudah menyepakati itu. Oleh karena itu langkah pencegahannya juga harus dilakukan oleh semuanya. Bahkan BNPT sudah turut melibatkan pemuda dan pelajar dalam pencegahan terorisme,” ungkap Arfin.

Sebagi bagian dari stake holder pencegahan terorisme di daerah, Arfin mengatakan pihaknya siap digandeng oleh kepolisian. “Kami meyakini jika sinergi ini bisa terus dilakukan, Sulawesi Selatan akan bisa dibebaskan dari paham Khilafah dan radikal terorisme,” pungkasnya.

 

Penulis : Muh. Taufiq
Editor : Umi Fadilah
Publish : Sumarwan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password