Inilah Cara Personel Polres Wonosobo Evakuasi Korban Sambaran Petir

tribratanews.polri.go.id, Wonosobo – Lokasi yang sangat jauh dari jangkauan sempat menyulitkan petugas Polres Wonosobo dan Tim SAR saat hendak mengevakuasi 11 korban sambaran petir di Gunung Prau Dieng Kejajar Wonosobo, Minggu (23/4) malam. Para korban meninggal akhirnya dievakuasi menggunakan tandu hingga ke Basecamp. Sementara, korban yang terluka, harus digendong dan dipapah bergantian oleh Polisi dan Tim SAR.

Kasubbag Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono, S.H. yang ikut melaksanakan evakuasi menyatakan, petugas harus bergantian membopong dan menggendong korban secara bergantian. “Lokasinya sangat jauh sehingga petugas harus bergantian. Ditambah lagi dengan situasi yang cukup gelap, semakin menyulitkan proses evakuasi,” katanya.

“Akibatnya, evakuasi seluruh korban memakan waktu lebih dari 6 jam. Untungnya, ada beberapa ambulans dari Puskesmas Kejajar, Garung dan RSUD yang sudah disiagakan di Basecamp. Sehingga saat korban sampai di Basecamp langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Wonosobo,” ungkap AKP Agus.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, 3 orang pendaki Gunung Prau meninggal dan 8 lainnya mengalami luka karena sambaran petir di Puncak Gunung Prau Dieng Kejajar Wonosobo, Minggu (23/4) siang. Ketiga korban yang meninggal merupakan warga Jakarta Timur dan Kota Depok. Petugas Polres Wonosobo dan Tim SAR harus berupaya keras untuk melakukan evakuasi.

Penulis : Rahmad ZaZg

Editor : Umi Fadilah

Publish : By N2G

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password