Kerjasama Polsek Sambas dan warga Amankan Remaja Ngelem

Tribratanews.polri.go.id Polda Kalbar – Sabtu (22/4/2017) sekira pukul 01.00 Wib , Babhinkamtibmas desa Durian Bripka Yuli Purwanto bersama dengan piket siaga reskrim mendapat informasi dari warga desa Durian yang sedang melaksanakan ronda malam tentang adanya orang yang mencurigakan, setelah mendapatkan informasi tersebut Babinkamtibmas bersama dengan piket siaga reskrim langsung menuju ke lokasi tepatnya di halte bus di depan SMK negeri 1 Sambas.

Setibanya di TKP bersama dengan warga desa Durian langsung menghampiri kedua remaja tersebut karena gerak geriknya yang mencurigakan petugas Kepolisian di bantu oleh warga mengintrogasi remaja tersebut.

pada saat itu juga warga menemukan  lem fox yang telah terbuka dan terbungkus kantong plastik transparan, merasa curiga petugas membawa kedua remaja tersebut ke Polsek Sambas guna menghindari warga yang berbuat anarkis.

setelah di lakukan interogasi lebih lanjut kedua remaja tersebut yang berinisial AD (15 tahun) yang asal desa Tanjung Mekar dan AF (16 tahun) asal dari desa Dalam Kaum, mengaku sedang belajar “ngelem”, dari efek samping ngelem tersebut pengguna bisa merasakan pusing sampai terasa melayang-layang seperti orang mabuk menurut pengakuan AF.

remaja yang kedapatan ngelem ataupun kenakalan remaja lainnya merupakan anak yang kurang perhatian dari orang tua nya karena di peroleh keterangan bahwa orang tuanya ada yang telah bercerai dan ada juga yang di tinggal kedua orang tuanya bekerja di negeri seberang (Malaysia) yang membuat para remaja tersebut bebes untuk keluar hingga larut malam dan melakukan hal hal yang tidak baik.

agar menimbulkan efek jera petugas memberikan sanksi berupa hukuman fisik yaitu berupa Pus up sebanyak empat puluh kali dan memberikan teguran peringatan jika mengulangi sekali lagi nantinya akan di berikan sangsi hukuman yang lebih berat lagi.

Bapak Jumanto selaku aparatur desa yang pada saat itu ikut mengamankan kedua remaja tersebut menuturkan bahwa “sebagai orang tua kita harus peduli kepada para anak anak kita sebagai penerus bangsa, dan beliau tidak mau anak anak remaja warga desa Durian ikut ikutan melakukan perbuatan yang menyimpang seperti kedua remaja tersebut di atas” tegasnya.

Penulis:Yuli Purwanto
Editor. :Ummi Fadillah/Sugeng Hs
Publish:Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password