Bak Penabuh Profesional, Personel Polres Loteng Tunjukkan Gendang Beleq Ke Kapolda NTB

WhatsApp Image 2017-04-21 at 19.24.08

Tribratanews.polri.go.id – Praya. Jum’at (21/04), sambutan yang meriah diberikan oleh seluruh personel Kepolisian Resor Lombok Tengah (Polres Loteng) dalam menyambut kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Brigadir Jendral Polisi Drs Firli Msi. Karpet merah tergerai sepanjang jalan dari gerbang menuju ke ruangan Kapolres untuk dipijaki oleh sang jendral. Sepanjang karpet merah dihiasi oleh banyak acara sambutan yang dipersembahkan khusus untuk bapak Kapolda berupa pengalungan selempang dan pemberian bunga, jajar kehormatan serta alunan selamat datang dari penabuh gendang beleq.

Namun yang menjadi sorotan adalah adanya satu hal yang  berbeda dari tampilan para pemain gendang beleq yang biasanya tampil dengan menggunakan pakaian adat sasak dengan warna yang mencolok. “Yup Betul Sekali para pemainnya adalah Personel Polisi sendiri, jadi siapa bilang Polisi hanya bisa menilang dan menindak saja”. Layaknya penabuh gendang profesional para personel yang terdiri dari Satuan Sabhara dan Satuan Lalu Lintas yang berbalut sapuk dan dodot unjuk gigi di depan bapak Kapolda Dengan dihiasi sedikit koreografi dan atraksi.

“saya tidak menyangka hanya dengan berlatih 10 kali saja bisa menyajikan hiburan yang berbeda dari Polres Lainnya dengan sangat lancar dan hampir tanpa kendala,” Ujar Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Pratiwi selaku kordinator penyelenggaraan gendang beleq.

Foto para pemain Gendang Beleq dengan Bapak Kapolda NTB Brigjen Pol Firli Msi dan Bapak Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman SH SIK MH (21/04)
Foto para pemain Gendang Beleq dengan Bapak Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Firli Msi dan Bapak Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman SH SIK MH (21/04)

Ia bersama Kasat Sabhara IPTU Antonius dopo yang juga menjadi kordinator mengklaim bahwa satu-satunya satuan kerja kepolisian yang personelnya bisa menguasai Gendang Beleq hanya Polres Lombok Tengah. Hal ini dilakukan keduanya berdasarkan ide dan perintah langsung dari sang Atasan Bapak Kapolres AKBP Kholilur Rochman SH SIK MH dengan maksud untuk ikut melestarikan kebudayan sekaligus menunjukkan icon pembeda dengan Polres-Polres lainnya yang pernah Bapak Kapolda kunjungi.

Kesuksesan pementasan alat musik tradisional tidak terlepas dari peranan para pelatih dan bantuan alat dari salah satu sekolah menengah atas di Lombok Tengah yaitu SMAN 4 Praya yang gigih dan sabar melatih para anggota polisi yang bisanya akrab dengan peluit dan dan tameng menjadi anggota yang mahir bergendang beleq.

Penulis & Publish : Rozian

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password