Pabrik Baru PT Sritex di Sukoharjo, Diresmikan Presiden Joko Widodo

WhatsApp Image 2017-04-21 at 16.19.22

Tribratanews.polri.go.id, Sukoharjo – Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo atau yang kerap disapa Jokowi dan rombongan seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta beberapa Menteri Kabinet Kerja, mengunjungi PT Sri Rejeki (Sritex) yang ada di Kabupaten Sukoharjo, Jum’at (21/04/2017). Kunjungan tersebut dalam rangka untuk meresmikan perluasan Pabrik PT Sritex.

Dalam sambutannya Iwan Setiawan selaku Presiden Director PT Sritex mengatakan dengan sudah di perluaskanya area pabrik, maka PT Sritek dapat menambah penyerapan tenaga kerja sebanyak 3.500 karyawan dan karyawati. Dengan adanya penambahan penyerapan tenaga kerja, tentunya juga meningkatkan jumlah produksi di PT Sritex.

“Penanaman investasi senilai 2,6 Triliyun Rupiah pada perluasan pabrik ini, tentunya dapat memberikan dampak positif demi mendukung peningkatan produksi, sehingga kami dapat penambah penyerapan tenaga kerja,” kata Iwan Setiawan.

Lebih lanjut, Iwan menambahkan dengan perluasan tersebut PT Sritex Grup saat ini sudah memiliki 24 pabrik Spining, 7 pabrik Weaving, Pabrik Finishing dan pabrik Garmen. Dan dari keseluruhan pabrik yang dimiliki oleh PT Sritex Grup, saat ini memiliki total karyawan lebih dari 50.000 ribu karyawan karyawati.

Menurut Iwan, SDM (Sumber Daya Manusia) adalah akses unggulan perusahaan yang dibentuk dengan tersetruktur serta menerapkan budaya perusahaan. Untuk itu program pengembangan dan peningkatan SDM sangat penting bagi PT Sritex Grup.

“Sehingga Kami mendapatkan SDM yang unggul, tangguh, trampil, berkompeten dan berkarakter,” tambah Iwan.

Sementara itu, Presiden Jokowi sangat mengapresiasi atas apa yang telah dicapai PT Sritex Grup selama ini. Untuk itu Presiden mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga dengan produk asli Indonesia. Sebab menurutnya, kualitas produk buatan Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan yang buatan luar negeri.

“Saya tau banyak masyarakat indonesia yang lebih bangga dengan barang merk luar negeri, kalau lihat barang itu bermerk Indonesia maka batal untuk membelinya. Itu yang harus dihentikan, kita harus lebih bangga akan produk produk yang di produksi di dalam negeri dan dibuat oleh tangan tangan terambil anak bangsa,” kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, padahal banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia yang mampu memproduksi barang dengan kualitas internasional. Salah satunya ialah PT Sri Rejeki Isman Tbk yang lebih dikenal dengan Sritex. Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil tersebut bahkan disebut Presiden sebagai merk Indonesia yang mampu berbicara banyak di pasar internasional.

“Kita lihat Sritex, salah satu bukti merk Indonesia yang merajai pasar dunia. Mulai dari seragam militer, pakaian kerja, pakaian fashion, dan pakaian anak semuanya dipasok Sritex. Enam puluh persen produknya untuk ekspor,” ujarnya.

Oleh karenanya, dalam kesempatan ini, Kepala Negara mengapresiasi upaya Sritex untuk lebih meningkatkan persaingan dengan dunia internasional. Salah satunya ialah dengan memperluas pabrik sehingga kapasitas produksi dapat ditingkatkan.

Penulis : Eka Prasetia

Editor : Umi Fadilla

Publish : Eka Prasetia

Admin Polri47802 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password