Kartini Berprestasi Penjaga Tapal Batas Utara NKRI

kartini talaud

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Kurang lebih 5 tahun sudah menjabat Wakapolres di Talaud, Kompol Maria Boki Buida hingga saat ini masih tetap eksis dan bersemangat. Meskipun Kabupaten Kepulauan Talaud merupakan daerah perbatasan dengan segala keterbatasannya, beliau tetap melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan penuh tanggung jawab.

Ketika ditemui di sela-sela kunjungan Kapolda Sulut di Melonguane Talaud, Rabu (19/4/2017), wanita kelahiran Talaud, 24 Juni tahun 1963 ini mengaku pelaksanaan tugas di Talaud terkendala sarana transportasi karena jarak yang ditempuh dari polsek ke polres maupun sebaliknya itu kebanyakan harus melalui perairan.

Disamping itu juga menurut mantan Kasubden 1 Den Gegana Sat Brimob Polda Sulut ini, kendala lainnya adalah masalah jaringan internet yang kurang baik.

“Kita harapkan pemerintah dapat mengupayakan agar jaringan dapat diperhatikan, sehingga sistem pelaporan yang menggunakan sarana internet tidak mengalami kendala,” tutur mantan Kapolsek Tahuna Polres Sangihe.

Kartini dari perbatasan ini merasa bangga bertugas di daerah Talaud, yang merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina.

“Secara pribadi saya bangga dengan Bapak Presiden RI, Bapak Jokowi karena dengan Nawacita bahwa Bangsa Indonesia akan membangun Indonesia dari pinggiran, untuk itu pada kesempatan yang baik ini, kami di Kabupaten Talaud ini agar lebih diperhatikan dan lebih dikembangkan lagi adanya pembangunan infrastruktur, jalan terutama kiranya dapat dipehatikan,” harap Kompol Maria, yang juga seorang atlit terjun payung nasional ini.

Beliau juga melihat masyarakat di Talaud pada umumnya mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian untuk menjaga keamanan dan keteriban masyarakat di Talaud yang hingga saat ini dalam situasi kondusif.

Meskipun tidak bisa dipungkiri, menurutnya daerah Talaud rawan dengan penyelundupan dan ancaman terorisme, terutama yang berasal dari Filipina Selatan.

Oleh karena itu jajaran Polres Talaud terus melakukan upaya-upaya patroli dibantu dengan masyarakat, meskipun patroli hanya sebatas di daratan saja. “Polres juga membutuhkan kapal agar bisa malaksanakan patroli laut, dan kamipun mengimbau kepada masyarakat dapat melaporkan 1×24 jam ke polisi, apabila terdapat informasi atau kejadian-kejadian kerawanan di sekitarnya,” pungkas putri asli talaud yang pernah menjabat 3 kali Kapolsek ini.

Selain berprofesi sebagai polisi, Kompol Maria ini juga adalah atlit terjun payung nasional yang telah meraih beberapa prestasi membanggakan, diantaranya Jump Master terjun paying, juara 1 Ketepatan mendarat beregu Piala Kemerdekaan se-Indonesia di Yogyakarta tahun 1992, juara 1 ketepatan mendarat beregu PON XIV Palembang, juara 3 Ketepatan mendarat beregu PON XVII di Kaltim, Participate Asiania International Parachuting Championship di Kuantan Pahang Malaisya tahun 2003 dan 2004, Great Appreciation from Chairman of Organizing Committee H. Sheikh Mohammed Bin Razid Al Muallah Dubai United Arab Emirates tahun 2005, juara 2 ketepatan mendarat beregu Asia Oceania Championship tahun 2005 di Manado dan juara 3 ketepatan mendarat perorangan Paskhas Cup di Bandung tahun 2012.

Penulis: Pri
Editor: Umi Fadillah
Publish: Pri

Admin Polri25091 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password